Berharap Cak Thoriq dan Bunda Indah Tetap “Mesra”

Refleksi Ulang Tahun Ke-5 Jawa Pos Radar Semeru

RADAR JEMBER.ID – Tahun lalu Cak Thoriq dan Bunda Indah datang ke kantor Jawa Pos Radar Semeru. Tepatnya saat koran ini merayakan ulang tahun keempat. Keduanya saat itu berstatus sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Lumajang. Diusung oleh PKB dan Gerindra. Di tanggal dan bulan yang sama (20/5/2019) kemarin, keduaya datang kembali. Hanya saja statusnya sudah berubah. Kini mereka sudah menjadi bupati dan wakil bupati Lumajang. Periode 2018-2023.

IKLAN

Orang nomor satu dan nomor dua di Kota Pisang ini masih tetap kompak. Bahkan, bisa dibilang lengket seperti perangko he he he… Sebab, sering sekali dalam satu kegiatan keduanya hadir secara bersamaan. Yang lazim biasanya hadir salah satu. Apalagi, secara politik, keduanya bukan berasal dari satu partai. Terlebih lagi, dalam pemilihan presiden (pilpres) yang baru saja berlangsung, keduanya juga beda pilihan politik. Namun, mereka tetap menunjukkan kekompakannya.

Tentu ini sangat luar biasa. Karena Cak Thoriq dan Bunda Indah telah menunjukkan kedewasaannya berpolitik. Terbukti, mereka lebih mementingkan keutuhan rakyat Lumajang. Tidak terlalu menampakkan perbedaan politik. Apalagi dukungan membabi buta terhadap pasangan calon (paslon) yang diusung partainya. Termasuk, saat KPU mengumumkan hasil pemilihan presiden (pilpres), Lumajang tetap kondusif. Seluruh saksi dari paslon tidak ada yang menolak untuk tanda tangan.

“Kemesrana” mereka saat hadir di hari ulang tahun Radar Semeru, masih Kami harapkan terulang. Paling tidak, di momen yang sama tahun depan. Semoga bisa terwujud. Sebab, biasanya bupati dan wabup hanya mesra dan kompak waktu pencalonan. Setelah dilantik secara definitif, benih-benih ketidakakuran mulai tampak. Bahkan, tak jarang wakilnya hanya dijadikan ban serep. Tanpa diberi peran yang signifikan.

Tentu kebersamaan atau kemesraan yang Kami inginkan tidak sebatas simbol. Tapi, dua elit penguasa ini bisa menunjukkan peran strategisnya. Terutama dalam mengubah Lumajang menjadi kabupaten “hebat bermartabat”. Seperti semboyan yang telah digaungkan selama ini. Pada langkah strategis yang dibangun inilah Radar Semeru ingin ikut andil. Bersama-sama membangun Lumajang menjadi lebih baik. Sebab, sudah menjadi tekad Kami, dimana bumi Kami pijak, di situ langit dijunjung. Ya, itu sudah menjadi sunnatullah.

Apalagi Cak Thoriq dan Bunda Indah selama ini sudah sangat familiar dengan para pegiat media. Mereka berdua tidak pernah menunjukkan permusuhan dengan awak media. Kalau ada berita negatif di instansinya mereka tetap terbuka. Selama berita yang muncul sesuai fakta, mereka malah berterima kasih. Sebab, tanpa adanya kontrol dan dukungan dari media, kebijakan dan pembangunan tidak akan bisa optimal.

Selanjutnya, untuk merealisasikan mimpi besarnya, Cak Thoriq berharap segenap pihak bisa membantu dan mendukungnya. Diantaranya membenahi kawasan wisata Ranu Pane. Terutama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Supaya para wisatawan nyaman datang ke sana. Menimbulkan kesan yang bagus. Juga, bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Terutama dari penyediaan rumah singgah yang bersih bagi para pelancong. Juga dari hasil penjualan souvenir dan makanan.

Yang juga tak kalah beratnya, Cak Thoriq bersama Bunda Indah ingin mewujudkan jalan tol Lumajang – Probolinggo. Proyek besar ini ingin direalisasikan untuk nyambung tol trans Jawa yang digagas pemerintah pusat. Kebetulan Lumajang tidak termasuk yang dilewati tol Trans Jawa yang berakhir di Banyuwangi. Wilayah paling ujung di timur Pulau Jawa. Saat ini, tol Trans Jawa tinggal Probolinggo – Banyuwangi yang belum digarap.

Salah satu dari 20 program “Hebat Bermartabat” pasangan Cak Thoriq dan Bunda Indah itu sudah dikoordinasikan dengan Pemprov Jatim. Pembiayaannya akan dilakukan dalam bentuk sharing. Antara Pemkab Lumajang, Pemprov Jatim dan investor swasta. Diharapkan dengan adanya akses tol Lumajang – Probolinggo, perkembangan Lumajang akan lebih melesat di segala sektor. Pada akhirnya, bisa mengangkat taraf perekonomian masyarakat.

Untuk memudahkan terealisasinya mimpi besar yang ada dalam 20 program “Hebat Bermartabat”, bupati dan wabup harus tetap kompak dan mesra. Termasuk, kompak dengan jajaran stakeholder yang ada di masyarakat. Salah satunya dengan awak media. Yang bisa mengomunikasikan kebijakan penguasa ke masyarakat. Tanpa alergi dengan kritik yang diberitakan media.

Semoga momentum ulang tahun Radar Semeru, bisa menjadi pengungkit memori bagi  Cak Thoriq dan Bunda Indah. Kenangan untuk selalu “mesra”, kompak dan bersatu dalam mengemban amanat rakyat Lumajang. Sampai akhir masa bhaktinya di tahun 2023. Khususnya dalam mengantarkan Lumajang menjadi daerah yang “Hebat Bermartabat”.  (choliqbaya@yahoo.co.id)

Reporter :

Fotografer : Istimewa

Editor : Choliq Baya