Pasar Murah Tekan Lonjakan Harga

BONDOWOSO RADAR JEMBER.ID – Lonjakan kenaikan harga kebutuhan pokok seolah menjadi ritual menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Bondowoso menggelar pasar murah selama bulan Ramadan 1440 H.

IKLAN

“Kami ingin memfasilitasi masyarakat terutama yang daya belinya terbatas. Agar harga kebutuhan menjadi terjangkau,” ujar Drs KH Salwa Arifin, Bupati Bondowoso saat membuka Pasar Murah Ramadan yang digelar di Alun-Alun KRB Ki Ronggo tersebut.

Pasar murah Ramadan ini diadakan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso dengan  bekerja sama dengan kalangan perbankan, Bulog, dan beberapa Industri kecil menengah lain. Kegiatan ini hanya berlangsung selama dua hari, Rabu (22/5) hingga Kamis. “Saya harap harga sembako benar-benar terjangkau masyarakat,” imbuh Salwa.

Stabilisasi harga menjadi konsentrasi khusus pemkab. Untuk menekan harga menjelang Lebaran, pemkab Bondowoso bersama instansi terkait juga akan menggelar operasi pasar, khususnya di wilayah pinggiran.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan dan Usaha Diskoperindag Suhartono, harga dari setiap komoditas pokok yang dijual dipastikan 50 persen lebih murah dari harga pasar.  Para pembeli bisa membeli dengan sistem kupon. Yakni, setiap kupon seharga Rp 30.000, bisa mendapatkan beras 2,5 kilogram, gula 1 kilogram, satu botol minyak kelapa, dan mi instan. “Harganya ini disubsidi pemerintah daerah,” jelas Suhartono.

Menurutnya, pelaksanaan Pasar Murah Ramadan ini tetap dilaksanakan setiap tahun karena dinilai cukup efektif dalam menekan inflasi. “Tujuan utamanya menekan inflasi. Supaya harga-harga tidak meroket. Ini kita ukur untuk menekan itu dari produk-produk masyarakat, khususnya di Ramadan ini pada posisi harga pangan,” jelasnya. (*)

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Adi Faizin

Editor : Narto