Darurat Dulu, Baru Ditangani Permanen

TERUS DIKEBUT: Pemasangan jumbo bag gencar dilakukan para pekerja. Tak hanya itu, pondasi bekas pertokoan Jompo mulai dihancurkan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyak warga mempertanyakan tentang penanganan ambruknya pertokoan Jompo yang tidak langsung permanen. Sebab, di lokasi yang panjangnya sekitar 170-an meter tersebut ditangani secara bertahap sebelum dijadikan taman seperti direncana yang diwacanakan.

IKLAN

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jember, sejumlah pekerja masih terus berupaya melakukan penanganan. Yaitu, melakukan pemasangan jumbo bag serta eco bag. Pemasangan karung berbahan khusus berisi pasir tersebut merupakan penanganan semi permanen dan belum permanen.

Kepala BBPJN VIII Kementerian PUPR, Ahmad Subki menjelaskan, penanggulangan pertokoan yang ambruk di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, itu dilakukan menjadi dua tahap. Pertama, penanganan darurat. Selanjutnya, ditangani secara permanen.

Penanganan darurat berupa pemembuatan tangkis sungai yang menggunakan jumbo bag dan eco bag. Hal itu dilakukan sesuai perintah Kementerian PUPR. “Penanganan ini sifatnya masih darurat. Tujuannya, mengamankan pengguna jalan. Soalnya, eco bag dan jumbo bag berfungsi sebagai penahan jalan. Selain itu, juga berfungsi sebagai tangkis sungai. Jadi, itu penanganan pertama untuk menyelamatkan pengguna jalan,” ungkapnya.

Dengan penanganan darurat tersebut, Subki menegaskan, hal tersebut berfungsi untuk mencegah rusaknya badan jalan apabila sebagian jalan nanti dibuka. “Jalan raya diupayakan akan tetap berfungsi, sehingga saat digunakan, kondisi jalan tidak sampai rusak parah,” paparnya.

Begitu penanganan darurat nanti selesai, baru akan dilakukan penanganan secara permanen. Yakni, pembangunan jembatan, pondasi permanen, termasuk pembangunan taman seperti rencana yang diwacanakan.

“Untuk penanganan permanen, nanti menggunakan APBN murni. Dalam menyiapkan penanganan permanen, kami sedang melakukan penyelidikan tanah. Jembatan nanti juga diganti. Untuk taman juga sudah mulai didesain,” papar Subki kepada wartawan Jawa Pos Radar Jember.

Sementara itu, selain terus melakukan pemasangan jumbo bag dan eco bag, sebagian pekerja juga berkonsentrasi membongkar pondasi pertokohan jompo yang mengantung di atas atau di sempadan sungai.

Reporter : Nur Hariri, Dwi Siswanto

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Hadi Sumarsono