Jadi Jujugan Anak Sekolah Belajar Anyaman

DIMINATI ANAK: Keberadaan anyaman bambu di Dusun Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari mengundang minat murid SD untuk belajar menganyam. Seperti yang dilakukan oleh bocah perempuan tersebut.

SUMBERSARI.RADARJEMBER.ID- Meski mayoritas warga di Dusun Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari berprofesi sebagai petani. Namun Suroso, 48, lebih memilih meneruskan usaha mertuanya, Ju Miskun, memproduksi anyaman bambu. Kerajinan yang menjadi satu-satunya di dusun tersebut telah dirintis oleh sang mertua sejak 1988 lalu.

IKLAN

“Bahkan Griya Anyaman Bambu ini menarik minat murid SD untuk belajar anyaman. Mereka datang tidak saja dari Kecamatan Sumbersari, tapi juga dari kecamatan lain,” terang Suroso.

Kedatangan murid SD di rumah Suroso itu dipastikan setiap hari dan diantar oleh guru pembimbing. Biasanya mereka duduk lesehan di lantai untuk belajar menganyam.

“Supaya bisa pandai menganyam memang tidak gampang karena butuh kesabaran. Murid SD ini harus datang berkali-kali agar lebih terampil membuat anyaman,” ucapnya.

Sementara itu, Nia Agustina Ramadhani, siswi kelas empat SDN Sumbersari 02 mengatakan, ia sangat senang saat menimba ilmu tentang belajar menganyam.

“Saya berlatih anyaman bambu di saat pulang sekolah atau di hari libur. Jadi tidak mengganggu aktivitas saya belajar di sekolah,” jelasnya. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih