Ingin Hidupkan Pendidikan untuk Siswa Kurang Mampu

Kiprah Pemuda Perintis Dunia Pendidikan

TULUS MENGABDI: Samsul Arifin, pemuda 26 tahun yang sangat terobsesi ingin menghidupkan pendidikan untuk masyarakat miskin di perdesaan.

RADAR JEMBER.ID – Menghidupkan dunia pendidikan memang membutuhkan proses dan waktu yang lama. Apalagi harus memulainya dari nol. Hal itulah yang sedang diperjuangkan oleh Syamsul Arifin. Pemuda 26 tahun kelahiran Situbondo itu tengah berusaha merintis lembaga MTs di Desa Manggaran, Kecamatan Ajung.

IKLAN

Syamsul Arifin yang juga sebagai kepala sekolah itu mengaku, keinginannya untuk berkecimpung di dunia pendidikan didorong dari rasa kepeduliannya yang mendalam. Dia mengatakan, dunia pendidikan memang banyak, tapi yang mampu menjangkau masyarakat miskin dan terpencil itu dianggapnya sangat jarang sekali.

“Sekolah yang saya dirikan itu belum memiliki surat izin. Jadi, kami harus nginduk dulu ke MTs Ar Riyadh, Kertonegoro, Jenggawah,” tutur Arif.  Sekolah yang didirikannya itu memiliki nama yang sama yaitu MTs Ar Riyadh. Namun, menurut Arif, hal itu tidak masalah meskipun lokasi induk sekolahnya lain kecamatan.

Sekolah yang baru berdiri setahun itu masih belum memiliki banyak siswa. Arif mengatakan, saat ini jumlah siswanya hanya ada tiga orang. “Karena masih berusia satu tahun, hanya ada tiga siswa di sekolah ini,” imbuh Alumni FTIK IAIN Jember itu.

Namun, menjelang tahun ajaran baru tahun ini, dia tetap berusaha untuk menjaring calon siswa dan menambah tenaga pendidik. “Masa-masa tersulit memang sekarang ini. Yah saya nikmati sebagai ujian saya,” ujarnya.

Selama merintis sekolah tersebut, Arif tinggal seorang diri di sebuah asrama yang ada di sekolahnya. Selama merintis lembaga, dia mengaku sering dibantu oleh pihak yayasan dan para guru yang ada. Bahkan, dia juga mengaku sering menjalankan administrasi sekolah seorang diri.

Meskipun gaji yang diterima tidak sebanding dengan usahanya, namun ia menaruh harapan besar terhadap apa yang tengah diusahakannya saat ini. “Harapan terbesar, apa yang saya lakukan saat ini bisa bermanfaat untuk orang banyak, meskipun hanya sedikit,” pungkasnya. (*)

Reporter :

Fotografer : Maulana

Editor : Hadi Sumarsono