Bikin Tol Lumajang-Probolinggo

RADARJEMBER.ID – Bupati Thoriq dan Wabup Indah menyadari betul image kota katong melekat di Lumajang. Akses ke kota ioni tak mulus. Maka, jalur tol Lumajang-Probolinggo pun dimasukkan dalam 20 program nyata Hebat Bermartabat yang diusung pasangan ini.

IKLAN

Secara umum, Cak Thoriq dan Bunda Indah terus berkomitmen merealisasikan 20 program yang jadi janji politiknya. “Kalau yang bisa kita selesaikan dari 20 program itu, pengelolaan APBD memungkinkan. Misalnya melahirkan gratis, SPP gratis, honor guru ngaji. Tapi misalnya jalan tol, kami tetap optimistis. Dan sudah ada titik terang,” tambahnya.

Memang diakui, program yang paling berat adalah realisasi tol. Sebab, pola pembiayaannya internal dengan sharing program dengan swasta atau pemerintah provinsi. “Berat, tetapi tetap optimistis bisa direalisasikan. Meskipun prosesnya butuh waktu dan melibatkan banyak pihak,” jelasnya.

Bupati menyadari, berjuang untuk optimalisasi akses baru mbabat alas. Makanya, sangat berharap jalan tol yang direkomendasikan Gubernur Khofifah Indarparawansa, dan DPU secepatnya bisa terealisasi. Ada perencanaan tol sirip di Jawa Timur. Yakni Kediri-Kertosono dan satunya adalah Probolinggo-Lumajang. “Pengelolaannya murni melibatkan swasta. Tidak berlebihan dalam penggunaan APBN-APBD. Lebih dominan swasta,” jelasnya.

Dari program lain kata dia tetap dijalani. Bagaimana menumbuhan di bidang pertanian misalnya. Tentu harus terus bekerja dengan banyak pihak seperti Pemprov dan Pusat. Harus berkomunikasi dengan kementerian bertemu dengan menteri menyampaikan paparan yang terencana dan terukur. Menyampaikan proposal dan pengajuan supaya juga mendapat APBN.

Dan semua itu sudah dimulai. Termasuk jalan tol. “Kami sudah koordinasi dengan Ibu Gubernur. Alhamdulillah Ibu Gubernur merespons positif. Jejaring wisata dengan dunia investasi juga bagus. Terkait desa wisata juga mulai ada titik terang. Sehingga begitu desa wissata tertata rapi, permukimannya terta rapi. Direvitalisasi kembali. Itu kemudian harapan ke depan menumbuhkan potensi baru, dunia usaha pariwisata ini hadir, seiring sejalan itu kita terus proses,” pungkasnya.

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Jawa Pos

Editor : MS Rasyid