Hutang Teman, Hori Jaminkan Anaknya yang Berumur 10 Bulan

Masih Dijerat Pasal Pembunuhan

DIBACOK: Hori langsung mengayunkan celurit pada punggung Hola yang disangka adalah Hartono. Peragaan itu dibeber terang benderang dalam rekonstruksi

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Dibalik viralnya kasus salah bunuh yang melibatkan pelaku Hori, tercium adanya kejahatan perdagangan manusia (trafficking). Dugaan ini muncul setelah dalam pemeriksaan intensif, petugas menemukan keterangan tambahan yang diperoleh dari tersangka.

IKLAN

Kasat Reskrim Polres Lumajang, Hasran, menerangkan bahwa tersangka sebelumnya diketahui terlibat permasalahan hutang dengan salah seorang temannya bernama Sahar. Permasalahan hutang piutang keduanya terjadi saat masih berada di perantauan tepatnya di Riau.

Hori yang kala itu sedang mengalami kesulitan dalam membayar hutang kepada Sahar, lantas menyerahkan anak pertamanya yang kala itu masih berusia 10 bulan kepada Sahar. Dengan dalih sebagai jaminan. Seiring berjalannya waktu, akhirnya dia merelakan anaknya menjadi milik Sahar.

“Mereka berdua ini terlibat persoalan hutang piutang saat masih di Riau. Hori saat itu tidak bisa membayar hutang kepada Sahar. Sehingga akhirnya menyerahkan anaknya kepada Sahar,” ujarnya sore kemarin.

Saat ini, keberadaan putra sulungnya masih serumah dengan Sahar. Bahkan, secara status kepemilikan anak telah berpindah tangan sesuai prosedur di tangan Sahar. Bukti adanya akta kelahiran yang menerangkan kepemilikan anak oleh Sahar atas anak Hori semakin menegaskan status anak. Terlebih sekarang ini sang anak sedang menjalani proses pendidikan di sekolah dasar di Gucialit.

“Sekarang ini sang anak tinggal bersama dengan Sahar di Gucialit. Sedang Menjalani pendidikan kelas 3 SD. Sahar sendiri sudah memiliki akta si anak atas namanya,” jelasnya.
Mengenai pasal yang akan disangkakan kepada Hori terkait adanya dugaan perdagangan manusia, pihaknya saat ini masih mendalami dan mengembangkan kasus. Akan tetapi, pasal yang sudah pasti menjeratnya yakni tentang pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tersangka Hori.

“Kalau pasal yang disangkakan saat ini mengenai pembunuhan berencana. Kita masih mendalami karena permasalahan pada kasus ini sangat kompleks. Dan pasalnya pun tentu berlapis,” sambung Hasran.

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan