Bahaya, Naik Matic ke B 29

Foto www.maupiknik.com

IKLAN

RADARJEMBER.ID: Pesona B 29 memang luar biasa. Tak heran jika banyak yang ingin bisa menikmati sisi lain pemandangan Gunung Bromo itu. Lebih-lebih di bulan-bulan ini saat cuaca sedang bagus-bagusnya. Jika beruntung, kita juga bisa menikmati eksotiknya negeri di atas awan.
Tapi, jangan suka memaksakan diri untuk naik ke sana. Lebih-lebih jika belum mengenal medan. Lebih baik naik ojek saja. Tukang ojek di sana sudah sangat terlatih dan motornya pun sudah dimodifikasi untuk melewati medan ekstrem.
Atau jika memaksakan diri naik motor, pastikan motor dalam kondisi prima. Dan ingat, jangan menaiki motor matic. Bahaya.

Pihak pengelola B 29 dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang juga sudah mewanti-wanti agar pengunjung tak memaksakan naik ke puncak menggunakan motor matic. Papan imbauan sudah dipasang, agar motor matic tidak digunakan naik ke B-29. Sebab, rem motor matic rawan blong saat dipaksa bekerja terus menerus dan panas. Ini karena, rem mesin motor matic tidak sehandal motor dengan persneleng.
“Dinas Pariwisata dan pihak pengelola dari desa sudah memasang papan pengumuman motor matic sangat berbahaya jika lewat jalan menurun,” ujar Ismail, Kades Argosari, Kecamatan Senduro.

Seperti diketahui, dua wisatawan yang datang ke B-29 meninggal karena kecelakaan. Tragedi itu terjadi karena korban tak bisa menguasai motor akibat
rem blong, saat turun dari puncak B-29. Peristiwa nahas itu terjadi tepat di atas masjid di Dusun Gedok Desa Argosari, Kecamatan Senduro Selasa (19/06/2018)
Ketika itu kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor matic sampai di B-29 Selasa. Mereka tiba di puncak B 29 dini hari. Setelah puas berada di puncak mereka berniat pulang. Namun nahas saat melintasi turunan yang sangat ekstrem korban tak bisa menguasai motornya. Diduga kuat rem motor tidak berfungsi di jalan menurun tajam itu. Akibatnya, motor korban menabrak rumah warga.

Kedua korban langsung meninggal di tempat kejadian, karena luka yang parah di kepala.
Korban adalah Alfian Hanzah, 18, warga Dusun Jedugan Desa Mojosari Kecamatan Puger-Jember. Dialah yang berada di posisi depan membonceng temannya M. Mukhid, 18. (ras)

Reporter :

Fotografer :

Editor :