Seminggu Hilang, Jasad Kakek Ditemukan Membusuk

PROSES EVAKUASI: Petugas dibantu warga berupaya membawa jenazah korban yang ditemukan dalam keadaan membusuk. Selanjutnya, jasad itu dibawa ke kamar mayat RSD dr Soebandi untuk dilakukan visum.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Warga yang tinggal di Jalan Lumba-Lumba 1, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak gempar. Sebab, ada temuan sesosok mayat yang sudah membusuk di kolam rumah kosong, Selasa (19/5).

IKLAN

Kali pertama, korban ditemukan oleh Pak Muar, warga setempat, yang saat itu sedang mencari rumput di sekitar rumah kosong. Awalnya dia curiga ada bau cukup menyengat tak jauh dari lokasinya mencari rumput.

Bau itu awalnya dikira bangkai kambing yang dibuang di sekitar kolam. Karena curiga, dia melaporkan hal itu kepada Hadi, ketua RT setempat. Selanjutnya laporan itu ditindaklanjuti dengan mengecek apakah bau itu benar bangkai kambing atau tidak.

“Ternyata benar, setelah dicek bau itu rupanya bersumber dari jasad orang yang sudah meninggal di bekas kolam,” ujar Didin, warga setempat.

Selanjutnya, temuan mayat laki-laki dengan posisi telentang dan kedua tangan di atas dada itu dilaporkan ke polsek. Setelah diselidiki, ternyata jasad itu diketahui bernama Basuki, 80, asal Jalan Ikan Paus, Kelurahan Sempusari. Korban sudah seminggu menghilang dari rumahnya.

Untuk bisa masuk ke rumah kosong itu, warga harus melewati pagar tembok belakang yang sudah roboh. Jarak rumah korban dengan lokasi penemuan hanya sekitar 500-an meter. Sebelum ditemukan meninggal, Basuki pergi dengan membawa sejumlah uang.

Bahkan ada warga yang memergoki korban sedang menghitung uang. Kabarnya uang itu diperoleh dari dana pensiun. “Memang sebelum pergi, korban sempat meminta uang kepada istrinya untuk membeli kacang dengan jumlah Rp 1 jutaan,” katanya.

Penemuan mayat ini sempat memicu kecurigaan. Warga bertanya-tanya apa mungkin korban yang sudah renta dan pikun itu bisa masuk ke dalam rumah kosong tersebut. Sebab, orang yang sehat saja kesulitan. Apalagi korban juga diketahui membawa uang. “Karena untuk bisa masuk ke dalam, harus melompat pagar tembok yang tinggi. Jadi, apa mungkin Pak Bas bisa menaiki tembok itu,” tutur Hadi, ketua RT setempat.

Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto membenarkan penemuan mayat tersebut. Pihaknya masih meminta keterangan dari sejumlah saksi dan keluarga korban. “Jasad korban setelah dievakuasi langsung dilarikan ke kamar mayat RSD dr Soebandi Jember untuk divisum,” pungkasnya. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih