Tiga PTKIN Luar Gabung KKN IAIN Jember

Harus Pintar Sosialisasi pada Warga

PEMBEKALAN: KKN IAIN JEMBER tahun ini berbasis dusun, yang ada di Kecamatan Jelbuk dan Tempurejo. Mahasiswa akan disebar di 27 dusun yang berada di 8 desa.  Imam.

RADAR JEMBER.ID – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember tahun ini diikuti oleh 19 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKIN). Tiga PTKIN itu di antaranya, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, dan STAIN Papua.

IKLAN

“Perinciannya, dari IAIN Palangkaraya sebanyak 10 mahasiswa, STAIN Bengkalis 5 mahasiswa, dan STAIN Papua 4 orang mahasiswa,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Jember Imam Machfudi, saat upacara pelepasan KKN, Selasa (18/6), kemarin.

Untuk mahasiswa dari IAIN Jember sendiri, total ada 885 orang yang akan mengikuti KKN selama 40 hari. “KKN akan dimulai 24 Juni sampai 5 Agustus mendatang. Hari ini mereka ada pembekalan program sebelum diterjunkan di lokasi KKN,” tambahnya.

Untuk tahun 2019 ini, KKN akan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Jelbuk dan Tempurejo. “KKN kita ini berbasis dusun. Untuk Jelbuk kita akan di sebar ke 42 dusun yang berada di 6 desa. Sedangkan untuk Tempurejo tersebar di 27 dusun yang berada di 8 desa,” papar Imam.

Dia berharap, mahasiswa yang akan melaksanakan KKN bisa bersosialisasi dan beradaptasi dengan masyarakat di lingkungan poskonya. “Tentu kita berharap, para mahasiswa ini bisa menjaga akhlaknya, serta bisa menjaga nama baik kampus kita,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Jember Miftah Arifin berharap agar para mahasiswa bisa menjadi ujung tombak untuk menyosialisasikan IAIN Jember kepada masyarakat. “Harus pandai-pandai bersosialisasi dengan masyarakat, agar mudah diterima dengan baik,” pintanya.

Selain itu, dia berharap kepada mahasiswa dari tiga PTKIN bisa beradaptasi dengan mahasiswa IAIN Jember. “Nanti saling sharing, saling berbagi, karena ini akan menjadi pengalaman berbeda nantinya. Untuk mahasiswa IAIN Jember sendiri, saya berharap harus menjadi tuan rumah yang baik,” katanya.

Miftah juga meminta kepada seluruh peserta KKN agar memanfaatkan media sosial untuk menyosialisasikan pelaksanaan KKN. “Semua mahasiswa yang menjadi peserta KKN bisa memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Facebook untuk menyosialisasikan kegiatan KKN-nya. Tapi harus seragam dengan menggunakan tanda pagar (tagar) yang sama. Misalnya, KKN IAIN Jember, IAIN Jember, dan sebagainya. Sehingga nantinya bisa jadi trending topic di media sosial,” tutupnya. (*)

Reporter :

Fotografer :

Editor : Hadi Sumarsono