Wujud Toleransi, Gereja Ikut Bagikan Takjil

BERBAGI KASIH: Pengurus dan jemaat GKT Jember ikut membagikan takjil. Kegiatan ini sudah berlansung selama empat tahun terakhir saat bulan Ramadan.

RADARJEMBER.ID – Kebiasaan membagi makanan dan minuman untuk umat muslim menjelang berbuka puasa atau takjil sudah menjadi tradisi. Namun bagaimana jika yang melakukan itu adalah umat Kristriani? Hal ini bakal menjadi pemandangan yang menyejukkan.

IKLAN

Kegiatan sosial untuk merawat toleransi inilah yang dilakukan Gereja Kristus Tuhan (GKT), yang beralamat di Jalan Trunojoyo Jember Sabtu (18/5). Bahkan, tradisi bagi-bagi takjil saat Ramadan itu telah dilakukan GKT semenjak empat tahun lalu.

Menurut Ketua Komisi Diakonia GKT Jember Yahya Santoso, pembagian takjil di Ramadhan 1440 H ini diadakan tiap hari Sabtu, di akhir pecan. Pihaknya menyiapkan lebih dari 100 takjil yang dibagikan kepada pengendara yang melintas di depan Gereja tersebut.

“Sengaja dipilih hari Sabtu karena kebanyakan pengurus GKT libur. Takjil ini merupakan hasil masakan sendiri bukan pesan di tempat lain,” kata Yahya.

Pemberian takjil tersebut, kata dia, merupakan program dari Komisi Diakonia yang merupakan kepanjangan tangan dari Majelis GKT. Kegiatan itu juga merupakan bentuk berbagi kasih yang diwujudkan dalam pemberian takjil. “Anggaran untuk takjil ini murni dari jemaat GKT. Karena sudah diagendakan setahun yang lalu,” ujarnya.

Selain membagikan takjil, di Ramadhan kali ini GKT juga menggelar pasar murah yang menjual keperluan lebaran seperti baju, sepatu, tas dan peralatan dapur. Di agenda pasar murah tersebut juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis, potong rambut gratis, dan menjual paket sembako murah seharga Rp 10 ribu. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih