Cara Mahasiswa Papua Sambut Adik Kelas

Galang Dana Sambil Kenalkan Budaya

KENALKAN BUDAYA: Mahasiswa asal Papua melakukan aksi galang dana mengenakan pakaian adat. Aksi ini mendapat perhatian pengunjung Alun-alun Jember, serta pengendara yang sedang melintas.

RADARJEMBER.ID- Mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Jember memiliki cara tersendiri menyambut para junior. Mereka melakukan aksi penggalangan dana untuk menyambut mahasiswa baru asal Papua yang kuliah di Jember.

IKLAN

Ketua Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Papua (Permappa) di Jember Try Romi Yanengga mengatakan, pengumpulan dana itu dilakukan selama dua bulan. Dimulai pada pekan pertama Mei dan berakhir hingga awal Juli.

“Kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas senior untuk mahasiswa baru asal Papua yang akan kuliah di Jember. Tidak saja mereka yang diterima kuliah di perguruan tinggi negeri saja, namun juga di perguruan tinggi swasta,” ungkap Romy.

Rupanya aksi pengumpulan dana di dekat Tugu Adipura kawasan Alun-alun Jember itu menyita perhatian masyarakat dan sejumlah pengendara. Karena saat penggalangan dana, mahasiswa mengenakan pakaian khas Papua.

Sehingga aksi itu kental dengan nuansa budaya Negeri Cenderawasih. Bahkan mahasiswa dari Indonesia bagian timur itu juga menampilkan tarian daerah. Seperti Yospan, Wisisi, Aster dan Tobelo.

Dana yang terkumpul itu, kata Romy, nantinya digunakan untuk merayakan ulang tahun Permappa dan menyambut mahasiswa baru. Jadi sebelum terdaftar di organisasi mahasiswa Papua, mereka wajib mengikuti diklat terlebih dahulu. “Jumlah mahasiswa Papua di Jember saat ini sekitar 200 orang. Itu belum termasuk pelajarnya,” jelasnya.

Mahasiswa yang juga fasih berbahasa Jawa ini merupakan salah satu pemuda asal Papua yang telah lama menetap di Jember. Alumni SMK Negeri 8 Semboro tersebut telah tinggal di kota penghasil tembakau ini selama enam tahun. Kini, Romy tercatat sebagai mahasiswa fakultas ekonomi semester enam di Universtas Negeri Jember. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih