Hindari Penyebaran Korona, Liburkan Car Free Day

LIBUR DULU: Tidak saja sekolah yang libur, namun CFD juga ikut diliburkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau virus korona.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Pemkab Jember serius mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau virus korona. Selain mengeluarkan kebijakan sekolah di rumah, menutup tempat wisata milik pemkab, juga meliburkan kegiatan Car Free Day (CFD) mulai 22 Maret.

IKLAN

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember Gatot Triyono mengatakan, hampir semua kota di Indonesia meniadakan untuk sementara waktu gelaran CFD. Oleh karenanya, Jember juga menerapkan kebijakan yang sama.

Menurutnya, dari hasil rapat koordinasi Satgas Covid 19 terdiri dari bupati, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda), organisasi pemerintah daerah (OPD) dan tim ahli kesehatan, Rabu (18/3), maka disepakati segala bentuk aktivitas mengumpulkan orang banyak seperti CFD ini ditiadakan. “Sampai kapan? Hingga waktu tidak terhingga,” terang Gatot.

Namun demikian, mantan Camat Kaliwates itu tidak memungkiri bila perhelatan CFD mampu mengundang ketertarikan warga Jember untuk menikmati hari Minggu sambil berolahraga. “Ketika CFD libur karena ada wabah korona, masyarakat tetap bisa berolahraga dan hal itu cukup dilakukan di rumah masing-masing,” ucapnya.

Salah seorang pedagang bakso dan gado-gado di CFD, Suparman menuturkan, ia sebagai pedagang mau tidak mau harus mengikuti keputusan Pemkab Jember untuk tidak melangsungkan CFD. “Sebagai pedagang ketika ada korona cuma bisa pasrah karena CFD libur. Terpaksa berjualan keliling masuk kampung keluar kampung,” ungkapnya. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih