Ditemukan Jasad Mengering di Gunung Manggar, Apakah Penambang Liar?

MENGENASKAN: Petugas mengevakuasi jasad pria yang ditemukan mengering di kawasan hutan Gunung Manggar, Sabtu (17/10) sore.

WULUHAN.RADARJEMBER.ID- Penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan hutan Gunung Manggar Petak 4 RPH Glundengan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, menghebohkan warga. Karena saat ditemukan, jasadnya sudah mengering dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Kerangka dan tengkoraknya mulai terlihat, dan tubuhnya tergeletak di atas batang pohon yang ambruk.

Kapolsek Wuluhan AKP Mushafa mengatakan, informasi penemuan mayat itu diterima kepolisian, Sabtu (17/10) sore, sekitar pukul 16.30. “Selanjutnya, kami bersama koramil, puskesmas, relawan BPBD, RAPI 06, dan perangkat Desa Kesilir, mengevakuasi mayat dan dibawa ke RS Soebandi,” terangnya.

Mushafa menerangkan, lokasi penemuan mayat itu berada cukup jauh dari perkampungan. Sekitar tiga kilometer. Untuk menuju lokasi, petugas memakan waktu hingga 40 menit. Petugas harus jalan kaki, karena akses menujuk tempat kejadian perkara (TKP) tak bisa dilalui kendaraan. “Di tubuh korban masih melekat baju rangkap dua. Sedangkan kondisinya membusuk dan hampir mengering,” jelasnya.

Apakah korban merupakan penambang emas liar yang beroperasi di kawasan Gunung Manggar? Mushafa menjelaskan, kemungkinan korban seorang penambang emas liar cukup kecil. Karena lokasi penemuan cukup jauh dari kawasan illegal mining. Bahkan, dia berkata, pihak Perhutani juga baru melihat sosok orang yang ditemukan tewas tersebut. “Di lokasi penemuan juga tak ada lubang bekas tambang. Mungkin pencari kayu, atau orang gila,” ujarnya.

Hingga kini, dia mengungkapkan, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya juga belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab kematian korban. Tapi berdasarkan kondisi jasadnya, korban diduga telah meninggal satu bulan sebelum jasanya ditemukan. “Untuk jenis kelaminnya laki-laki,” pungkasnya. (*)

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Jumai
Fotografer: Istimewa