Samsul Hadi Mantan dedengkot PKB Bondowoso Melompat ke PDIP

HOLIKHUL HUDA/RADAR IJEN MENDAFTAR: PDIP saat melakukan pendaftaran, sore kemarin. Dari 16 partai, 15 di antaranya melakukan pendaftaran di hari akhir.

BONDOWOSO – Fenomena loncat partai politik (parpol) pada Pemilu Legislatif 2019  mendatang menular ke tingkat daerah. Itu diketahui saat pendaftaran babal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Bondowoso, kemarin (17/7). Salah satunya adalah Samsul Hadi. Mantan dedengkot PKB Bondowoso tersebut mendaftar melalui PDIP.

IKLAN

Samsul Hadi adalah saat ini tercatat sebagai anggota DPRD dari PKB. Namun pada 2019, dia maju melalui jalur PDIP. Konsekuensinya harus segera diterimanya. Harus mundur dari DPRD dan harus ada PAW.

Adanya pencalonan itu dibenarkan Sekretaris DPC PDI-P Andi Hermanto. Dalam penjaringan caleg di PDIP, Samsul Hadi memutuskan ikut berpartisipasi. Saat memutuskan bergabung dengan PDIP, dia langsung melengkapi berkas untuk mendaftar. “Pak Samsul mendaftar melalui PDI Dapil 3 Bondowoso, bekasnya sudah kami serahkan (ke KPU, Red),” tegasnya.

Dijelaskannya, karena mendaftar melalui partai lain, tentunya harus ada konsekuensi yang harus ditanggungnya. Yakni harus mundur dari DPRD. Hal itu saat ini sudah dalam proses. Sebab, aturannya jika pindah partai, harus mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD. “Hanya satu orang saja yang dari partai lain,” tegasnya.

Ketua KPU Hairul Anam mengatakan, di PKPU Nomor 20 Tahun 2018, dijelaskan bagi bacaleg yang mencalonkan diri menjadi peserta pemilu 2019, tidak melalui partai pada pemilu sebelumnya, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri. Saat mendaftar harus ada surat pernyataan bahwa yang bersangkutan mengundurkan diri dari anggota DPRD. “Kemudian juga menyertakan tanda bukti bahwa surat itu diterima oleh sekretariat DPRD, harus disertakan,” ujarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat Pilkada 2018, Samsul Hadi memang sudah mulai bermanuver. Sebab, dirinya menyatakan dukungan kepada calon bupati yang bukan diusung PKB. Dukungan itu dinyatakan secara terang-terangan. (hud/c2/aro)

Reporter :

Fotografer :

Editor :