Bukan untuk Mengangkut Orang

RADAR JEMBER.ID – Mobil pikap yang mengalami kecelakaan akibat rem blong dan menyebabkan satu penumpang meninggal, kemarin (15/6), harus menjadi perhatian. Sebab, kendaraan dengan bak terbuka ini bukan didesain untuk angkutan orang, melainkan untuk mengangkut barang.

IKLAN

Hal ini disampaikan AKP Edwin Nathanael, Kasatlantas Polres Jember kepada Radarjember.id, seusai melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Berdasarkan temuan di lapangan saat itu, mobil tersebut tidak pernah mengikuti uji kir kelayakan.

Mobil pikap dengan 10 penumpang itu mengalami kecelakaan di jalan yang menanjak akibat rem blong. Sementara itu, sopir mobil pikap masih terus melakukan serangkaian pemeriksaan. “Termasuk meminta keterangan kepada saksi, yakni penumpang yang ada di bak belakang,” ujar Edwin.

Sementara itu, pikap yang mengakibatkan meninggalnya satu orang penumpang dan patah tulang masih diamankan di unit Lakalantas Polres Jember.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang. “Karena selama ini masih banyak orang yang menggunakan pikap untuk mengangkut orang,” tuturnya.

Jika membutuhkan moda transportasi masal, lanjut dia, bisa memanfaatkan kendaraan lain seperti mini bus. “Ke depan, nantinya kami akan memasang imbauan kepada warga yang ada di wilayah pinggiran untuk tidak mengangkut orang dengan pikap,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan pikap yang mengangkut sejumlah penumpang mengalami kecelakaan dan terbalik ke sungai, setelah mengalami rem blong di jalan yang menurun. Dalam kecelakaan yang terjadi di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Sukorambi, Minggu (16/6) kemarin, satu orang penumpang meninggal dunia dan satu orang penumpang mengalami patah tulang kaki. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti