Menteri Rini Dorong Arabika Go Internasional

PANEN KOPI: Menteri BUMN Rini M Soemarno saat melihat panen kopi di Kebun Kalisat Jampit, Bondowoso.

BONDOWOSO RADARJEMBER.ID – MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno berkunjung ke Desa Kalisat, Jampit, Bondowoso, kemarin. Lawatannya itu ingin melihat perkembangan kopi Bondowoso. Khususnya di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Dia melihat pangsa pasar kopi arabika Bondowoso bisa menembus pasar internasional.

IKLAN

Kehadiran menteri juga bisa melihat langsung proses produksi kopi arabika. Mulai dari pemilihan biji kopi oleh petani hingga proses pengeringan biji kopi dan siap diekspor. Menurutnya, kualitas kopi arabika disana sangat bagus.

Namun, belum menjadi fokus bisnis perseroan. “Ini yang saya tekankan ke PTPN XII bisa mengkonsentrasikan tanaman kopi ini. Karena kopi ini diminati internasional. Harganya jauh lebih bagus dibandingkan produksi kopi di PTPN yang lain,” ujarnya.

Rini menegaskan proses pemupukan dalam tanaman kopi ini harus dijaga dengan baik. Sehingga, produksinya semakin meningkat dan bisa diekspor ke pasar luar negeri. Untuk saat ini, kopi PTPN XII sudah diminati pasar Amerika Serikat, Eropa dan Arab Saudi.Kebun Kalisat Jampit ini mampu memproduksi 1.000 ton Kopi Arabika per tahun.

Diproduksi dengan pengelolaan budidaya dan diolah secara wash & wet process. Serta jaminan kualitas bersertifikat.Menteri juga meminta manajemen untuk meningkatkan kualitasnya. Sehingga, kopi asal Indonesia bisa menjadi primadona di pasar internasional. Manajemen turut didorong untuk mensejahterakan para petani kopi.

Sebab, para petani kopi memiliki kemampuan untuk memilih biji kopi dengan kualitas terbaik. “Itu satu hal yang harus dihargai. Karena memilih kopi yang tepat menjadikan harga yang kompetitif,” jelasnya.

Reporter : Solikhul Huda

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan