PMI Kabupaten Jember Banyak Memberikan Pertolongan Pertama

Aktif di Media Cetak dan Daring

BERI PERTOLONGAN: Petugas PMI Jember di Rest Area Cafe Gumitir-Silo (9/6) memberikan pertolongan pertama pemeriksaan tensi  pada Abdi, asal Desa Manggisan, Tanggul, karena merasa pusing.

RADAR JEMBER.ID – PMI Kabupaten Jember sangat aktif publikasi kegiatan selama Ramadan dan arus mudik-balik Lebaran 1440 H. Pemberitaan PMI Kabupaten Jember selama kegiatan Donor Darah Ramadan dan Posko Mudik Lebaran 1440 H, tercatat 31 pemberitaan di seluruh media nasional dan lokal.

IKLAN

Dengan perincian di media cetak 9 pemberitaan, media TV sebanyak 11 pemberitaan, media radio sebanyak 3 pemberitaan, dan media daring (online) sebanyak 8 pemberitaan. “Kami memang aktif publikasi. Selain untuk sosialisasi kepada  masyarakat, juga untuk transparansi,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menjelaskan, media memiliki peran sangat strategis untuk membantu publikasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Jember. “Kami punya semangat untuk transparan dalam berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan agar masyarakat tahu,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, sejak kepengurusannya, semangat transparansi terus digelorakan. “Kami memang betul-betul transparan dalam mengelola kegiatan. Perolehan darah dalam setiap kegiatan donor darah kami publikasikan. Selain melalui pemberitaan juga media sosial seperti Facebook atau Whatsapp,” terangnya.

Dia menjelaskan, transparansi sekarang sudah menjadi kebutuhan. “Transparansi itu hak masyarakat dan kewajiban kami yang mengelola kegiatan di PMI Kabupaten Jember,” imbuhnya. Terutama dalam pengelolaan darah hasil kegiatan donor darah sukarela tiap hari, tiap bulan, bahkan tahunnya.

Seperti kegiatan donor darah selama Ramadan yang berhasil mendapatkan 5.020 kantong darah. Selain itu, kegiatan petugas di posko mudik Lebaran juga dipublikasikan. “Kami sekarang lebih detail melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan PMI Kabupaten Jember,” terangnya. (*)

Reporter :

Fotografer :

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti