Pengumuman PPDB SD SMP di Jember

Senang Lihat Nama Anaknya Tertulis di Koran

HORE LOLOS: Salah seorang orang tua melihat pengumuman PPDB di Koran Jawa Pos Radar Jember. Mereka memastikan anaknya yang mendaftar lewat jalur prestasi diterima di sekolah yang dikehendaki.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Ekspresi sejumlah orang tua siswa cukup beragam ketika mengetahui anaknya diterima di sekolah yang dituju melalui jalur prestasi. Bahkan, ada yang sampai histeris karena mendapati nama anaknya tertulis dalam pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Koran Jawa Pos Radar Jember.

IKLAN

Heri, warga Jalan Bungur, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, sejak pukul 04.30 sudah keluar rumah untuk membeli koran. Beberapa agen yang biasa berjualan koran sudah ludes diborong oleh wali murid yang lain. Akhirnya, Heri langsung ke Kantor Radar Jember di Jalan Ahmad Yani 99 Jember.

Satu persatu halaman koran Jawa Pos Radar Jember yang ada pengumumannya diperiksa. Bahkan dengan menggunakan penerangan lampu HP, Heri meniliti satu per satu nama. Hal serupa juga dilakukan Rohim, warga Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Dia juga sempat mencari koran di beberapa penjual eceran, tapi sudah tidak ada. Lelaki 40 tersebut akhirnya mendatangi Kantor Jawa Pos Radar Jember.

Jika dua ekspresi dua lelaki sebelumnya hanya datar-datar saja, tapi Susi berbeda. Warga Jalan Doho, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari ini terlihat cukup senang setelah melihat nama anaknya tercantum di pengumuman di koran.

“Saya senang sekali. Semalam saya buka di internet tidak bisa,” tuturnya. Alfiza, anaknya, diterima di jalur prestasi di SMPN 3 Jember. “Terimakasih ya Allah,” ucapnya, kemudian tersebut. Sang suami yang berada di sebelahnya ikut menyambut kegembiraan istrinya tersebut.

Pagi ini (16/6), cukup banya orang yang langsung datang ke Kantor Radar Jember. Selain, beberapa sudah tak mendapatkan koran di pengecer maupun agen, sebagian memang ingin langsung dapat sehingga tak sampai terlambat mendapat informasi pengumuman PPDB itu.

Imam, paman Claresta Audrya Noor Alema, merasakan hal serupa. Bahkan, sejak malam hari, dia mengaku sampai tak bisa tidur karena ingin tahu apakah kemenakannya itu diterima atau tidak. Sehingga, selepas subuh dirinya keluar rumah untuk mencari Koran Jawa Pos. “Alhamdulillah. Diterima di SMP Negeri 3 Jember,” pungkas Imam dengan semringah.

Sementara Tukijan, tim pemasaran Jawa Pos Radar Jember, sampai kewalahan melayani masyarakat yang ingin mengakses informasi itu. Karena sedari pagi, sudah banyak orang tua yang membeli koran secara langsung ke kantor media cetak terbesar di tiga kabupaten tersebut. Yakni Jember, Lumajang dan Bondowoso. (*)

Editor: Mahrus Sholih
Reporter: Jumai
Fotografer: Jumai