Ditinggal Kerja, 4 Rumah Terbakar

Sapi Limusin Ikut Terpanggang

KORSLETING: Sapi jenis Limusin milik Hala, 45, yang ikut terpanggang setelah tertinggal di dalam kandang.

RADAR JEMBER.ID – Warga Dusun Kramat RT 010/RW 005, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, dibuat panik. Pasalnya, ketika pemilik rumah sedang pergi ke sawah, tiba-tiba rumahnya terbakar. Beruntung, kebakaran itu tidak sampai memakan korban jiwa karena sebagian besar pemilik tidak berada di rumah.

IKLAN

Meskipun tidak ada korban jiwa, satu ekor sapi jenis limusin yang sedang hamil 4 bulan ikut terpanggang. Sapi milik Hala, 45, yang berada di dalam kandang itu tidak bisa dikeluarkan karena api cepat menjalar.

Apalagi, angin cukup kencang dari arah selatan. Dua ekor sapi yang berhasil diselamatkan adalah milik Muhir, 80, yang masih bertetangga.

Informasi di lapangan, empat rumah yang terbakar itu masing-masing milik Misnaya (60), Muhir (80), Hala (45), dan Seniman (29). Tiga rumah yang terbuat dari anyaman bambu rata dengan tanah. Sementara itu, satu rumah yang terbuat dari bangunan batu bata hanya tersisa genting dan tembok saja.

Beruntung, empat rumah yang terbakar itu langsung dipadamkan dengan menggunakan damkar Pemkab Jember yang ada di Kalisat. Api pun tak sampai merembet ke empat rumah lainnya yang saling berdekatan. ”Bahkan untuk memutus api yang terus menjalar, warga nekat naik dan merusak bagian atapnya, sehingga api tidak merembet,” kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari.

Saat kebakaran terjadi, semua penghuni bekerja di sawah sebagai buruh tani. “Jadi, kondisi rumah kosong semua,” ujar Sukari.

Menurut Sukari, api pertama kali muncul dari rumah Hala yang mengeluarkan asap di bagian atapnya. “Karena rumah terbuat dari anyaman bambu, api dengan cepat membesar membakar seluruh rumah itu,” ujar Kapolsek Kalisat.

Bahkan, api terus menjalar dan membakar 3 rumah lainnya yang ada di kanan kiri rumah Hala tersebut. Warga yang melihat kejadian itu langsung berteriak minta tolong. Puluhan warga mendatangi lokasi dan langsung memadamkan api dengan alat seadanya. Sementara itu, sebagian warga yang lain, berupaya menyelamatkan barang yang ada di dalam rumah.

Peristiwa itu juga dilaporkan ke Pemadam Kebakaran milik Pemkab Jember yang ada di Kalisat “Namun karena api cepat membesar, mobil pemadam tak bisa berbuat banyak,” ujar Sukari.

Di lokasi empat rumah yang terbakar ada empat rumah lainnya. Tetapi rumah ini selamat setelah aliran api diputus dengan cara merusak bagian atap sehingga api tidak bisa merembet.

Akibat kejadian itu, kerugian warga ditaksir mencapai Rp 90 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran dari diduga korsleting listrik dari rumah Hala. “Dugaan sementara korsleting listrik. Namun untuk lebih pastinya, kita tunggu proses penyelidikan dulu. Tentunya kita libatkan Tim Inavis Polres Jember,” pungkas Sukari. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : jumai

Editor : Hadi Sumarsono