Manjakan Pengunjung dengan Suasana Asri

Masjid An-Nur Bangsalsari

MEGAH MENYEJUKKAN: Masjid An-Nur Bangsalsari disebut-sebut menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi pengunjung dari atau luar Jember.

RADAR JEMBER.ID: Saat ini, keberadaan masjid sebagai tempat beribadah juga memiliki fungsi lain. Yaitu sebagai salah satu tujuan wisata religi bagi para pengunjung yang datang dari dalam atau luar kota. Seperti masjid An-Nur yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 2 Kalisatan, Bangsalsari.

IKLAN

Masjid jamik yang terletak persis di pinggir jalan provinsi itu memang menyuguhkan lokasi yang strategis serta suasana yang asri. Pasalnya, lokasinya yang persis di pinggir jalan membuat masjid ramai dikunjungi oleh setiap pengendara melintas atau singgah di masjid tersebut.

Selain itu, dengan menawarkan konsep bangunan yang besar nan megah, masjid ini membawa pengunjung pada suasana masjid di kota-kota besar. Menurut Tohir, salah seorang penjaga dan jukir di masjid itu, Masjid An-Nur merupakan peninggalan keluarga seseorang bernama Haji Nur yang tanahnya diwakafkan untuk membangun masjid.

“Masjid ini diberi nama An-Nur karena yang memiliki dan mewakafkan tanahnya adalah Haji Nur,” ujarnya. Untuk mengenang jasa sang pemilik tanah, makam Haji Nur itu menurutnya berada persis di belakang masjid.

Tohir juga mengatakan, masjid yang memiliki dua lantai itu berusia cukup lama. Menurutnya, usia masjid mulai tanah diwakafkan sekitar 20 tahun lebih. Selama kurun waktu itu, masjid telah mengalami berbagai transformasi. Seperti pengembangan bangunan masjid, hingga pendirian lembaga pendidikan. Masjid yang berdiri di bawah naungan Yayasan An-Nur itu memiliki beberapa lembaga formal. “Di sini ada taman pendidikan Quran (TPQ) dan sebuah MAS An-Nur di belakang masjid,” imbuh Tohir.

Tohir menambahkan, setiap hari pengunjung di masjid tersebut terbilang cukup banyak. Mereka itu banyak yang dari kalangan pengendara yang melintas. “Biasanya sepeda motor. Kadang juga kendaraan besar-besar, bus sering mangkal parkir di sini,” tuturnya sambil menunjukkan area parkir yang luas.

Hal itu juga diakui oleh Muhammad Arif, salah seorang karyawan asal Lumajang. Menurutnya, ia hampir setiap hari mampir di masjid itu untuk sekadar istirahat dan salat. “Masjid ini suasananya sejuk. Dan lagi dekat jalan raya. Itu memudahkan pengunjung seperti saya,” pungkasnya.  (*)

Reporter :

Fotografer :

Editor : Rangga Mahardika