Kampus Mulai Terdampak

Aktivitas Kampus Mulai Dibekukan Sementara

GEGARA KORONA: Meski tidak berdampak langsung, wabah virus korona turut berpengaruh terhadap kehidupan akademik. Salah satunya adalah prosesi wisuda Universitas Jember yang direncanakan bakal digelar akhir Maret mendatang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Semakin lama, isu persebaran virus korona (Covid-19) semakin meluas. Bahkan, isu persebaran virus kiriman dari Wuhan tersebut juga berdampak pada kegiatan di lingkungan akademik.

IKLAN

Jika awal Maret kemarin (3/3), Rektor IAIN Jember menyikapi virus korona dengan mengeluarkan surat edaran yang berisi penangguhan sementara segala aktivitas kegiatan mahasiswa ke luar negeri dan sebaliknya, kini giliran Universitas Jember turut melakukan hal yang sama.

Salah satunya adalah melakukan penundaan terhadap prosesi ratusan calon wisudawan yang rencananya digelar pada akhir Maret mendatang. “Itu benar, kita menyikapi itu dengan mengurangi intensitas pertemuan dengan orang atau massa,” kata Rokhmad Hidayanto, Kasubag Humas Unej, saat dikonfirmasi kemarin.

Kebijakan tersebut diambil bukan tanpa alasan, melainkan sudah melalui beberapa pertimbangan. Salah satunya berdasar edaran Kementerian Pendidikan, Senin (9/3), tentang pencegahan virus korona pada satuan pendidikan.

Selain   berdasar dari putusan kementerian itu, lanjut Rokhmad, juga berdasarkan pada edaran yang dikeluarkan Rektor Universitas Jember, Selasa (3/3) lalu, tentang Pencegahan Dini Covid-19 dan edaran yang dikeluarkan Wakil Rektor 1 Unej pada Jumat (13/3) tentang penundaan Wisuda Periode 5 Tahun Akademik 2019-2020 yang sebelumnya dijadwalkan pada 28 Maret mendatang. “Ditunda sampai nanti. Dengan pertimbangan bisa dilaksanakan kembali,” ulas Rokhmad.

Pihaknya belum bisa memastikan batasan akhir penundaan tersebut. Namun, dalam beberapa edaran tersebut, civitas academic Unej diimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. “Copy ijazah dan transkrip bisa diambil di fakultas masing-masing karena hanya seremonial saja yang ditunda,” imbuhnya.

Tak sampai di situ. Penundaan itu juga dilakukan untuk aktivitas akademik yang lain. Misalnya, penundaan kunjungan dari sekolah SMA dan kegiatan dosen, baik yang hendak menuju luar negeri ataupun sebaliknya.

Reporter : Maulana

Fotografer : Tri Joko

Editor : Hadi Sumarsono