Emak-emak Jadi Agen Kurangi Angka Stunting

EMAK-EMAK CERDAS- Ibu-ibu terlihat antusias berdiskusi kelompok tentang identifikasi masalah stunting di acara Pelatihan Praktik Cerdas Pencegahan Stunting, di Aula Desa Dukuhdempok, Wuluhan.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Tingginya angka stunting di Jember tak hanya menjadi perhatian pemerintah, tapi juga ibu-ibu di tingkat desa. Itu terlihat saat kegiatan sosialisasi yang diadakan di Aula Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan.

IKLAN

Di acara sosialisasi yang diselenggarakan selama tiga hari itu, 12-14 Juli, puluhan emak-emak dari perwakilan masing-masing desa terlihat antusias. Mereka bakal dilibatkan dalam program yang fokus pada pengurangan angka stunting atau gizi buruk.

“Ini merupakan program kesehatan dalam menekan angka stunting. Mulai dari materi mendeteksi dini, serta cara membuat makanan bergizi sebagai asupan untuk menekan stunting,” ujar Toni, 36, Ketua Panitia di acara pelatihan bertajuk ‘Praktik Cerdas Pencegahan Stunting’ tersebut.

Dia menyebut, di era industri 4.0 ini dibutuhkan SDM yang memiliki kemampuan untuk menjalankan program pengurangan angka stunting tersebut. “Supaya generasi sehat semua dan berpikir cerdas,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga berharap, target dari sosialisasi ini dapat membangun rumah cerdas di Posyandu setiap desa. Sehingga akan memperbaiki dan memgontrol gizi ibu hamil, dan akan menurunkan lagi angka stunting.

Kader dari perwakilan Desa Dukuhdempok, Siti Zubaidah memaparkan, meski Kecamatan Wuluhan tidak terlalu banyak kasus stunting, tapi menurut dia, pelatihan ini sangat membantu dalam menekan angka stunting.

Dia menyebut kunci pencegahan bisa dilakukan melalui penyadaran warga desa terkait kasus dan dampak dari stunting. “Iya, indikator stunting dan gizi buruk salah satunya orang tua kurang paham masalah tersebut,” tukasnya. (*)

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Nurul Azizah

Editor : Mahrus Sholih