Per Bospom Patah, Fuso Tabrak Tebing

NYARIS CELAKA: Truk Fuso P 9082 ZO mengalami selip dan menabrak tebing Gunung Gumitir di KM 36 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Silo

RADAR JEMBER.ID – Gara-gara per bospom (bosch pump) patah, sebuah truk berukuran besar dengan nopol P 9082 ZO menabrak tebing jalan di jalur Gumitir, Jumat (14/6) pagi kemarin. Truk yang dikemudikan Heny Wijaya, 44, ini sengaja ditabrakkan ke tebing setelah mengalami gangguan mesin akibat per bospom yang patah.

IKLAN

Warga Dusun Krajan 2, Desa/Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, ini sempat memperbaiki per tersebut dengan peralatan seadanya. Hal ini dia lakukan setelah truk yang mengangkut 20 ton pupuk NPK dari Gresik ini memasuki tikungan keempat di jalur Gumitir. “Setelah memasuki tikungan keempat di jalur Gumitir, tiba-tiba suara gas cukup besar, sehingga saya coba untuk perbaiki sendiri,” terang Heny.

Seusai diakali dan suara gas dirasa kembali normal, Heny kembali melanjutkan perjalanannya. Namun, saat melewati Watu Gudang, dia tak bisa mengendalikan kecepatan truknya yang seolah-olah berjalan sendiri. Terlebih lagi, pada saat itu truk sedang berada di jalanan menurun.

Khawatir akan membahayakan pengendara lain, Heny memutuskan banting setir ke kiri hingga menabrak tebing di sisi kiri jalan. Akibatnya, bagian depan dan kiri truk mengalami kerusakan yang cukup parah. Selain itu, ban kiri depan dan belakangnya juga terperosok ke lubang di pinggir jalan. “Untungnya pas di jalan menurun, ban masuk selokan, sehingga mengurangi kecepatannya,” lanjut Heny.

Dirinya mengaku, sejak berangkat dari Gresik tempat mengambil pupuk, truk yang dia kemudikan tak menunjukkan adanya kendala. Tetapi setelah mulai naik ke jalur Gumitir, mendadak dia merasa tekanan gas pada truknya tak bisa dikendalikan. “Setelah dicek ternyata bagian per bospom patah, sehingga menyebabkan suaranya besar sendiri,” ujar Heny sambil menunjukkan lengannya yang memar.

Sebagai langkah evakuasi, seluruh muatan pupuk yang ada di dalam truk langsung dipindah ke truk lain. Rencananya, 20 ton pupuk yang diambil dari Gresik itu akan di bawa ke Kalibaru, Banyuwangi.

Kanitreskrim Polsek Silo Aipda Saki yang juga turun ke TKP mengungkapkan bahwa penyebab laka tunggal ini adalah rem yang tidak berfungsi. (*)

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti