PT Mutiara Halim Masih Terkesan Tutup Mulut

Pemkab Bakal Layangkan Peringatan

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Sidak pada jembatan timbang PT Mutiara Halim memunculkan banyak temuan. Pemkab bakal melayangkan peringatan. Bukan hanya pada penggunaan logo, kabarnya juga terkait hal lain yang dinilai janggal.

IKLAN

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengakui jika ada sejumlah kejanggalan. “Ternyata melakukan langkah-langkah di luar prosedur yang sebenarnya, termasuk kami menemukan tanda bukti pungutan yang tidak secara resmi dikeluarkan oleh Pemkab Lumajang,” katanya.

Orang nomor satu di Lumajang ini menegaskan, memang sudah tidak ada lagi Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKAD). Namun, ada dokumen yang dicetak, diperbanyak sendiri oleh perusahaan jasa timbang itu. Padahal, pemkab tidak pernah mengeluarkan.

Lalu, apa yang akan dilakukan setelah ditemukan bukti-bukti tersebut? Cak Thoriq, sapaan akrabnya, mengaku dalam waktu dekat akan mengambil sikap soal ini. “Malam ini menjadi temuan dan catatan penting bagi, selanjutnya akan membuat keputusan serta kebijakan soal ini,” tegasnya.

Di lain pihak, wartawan Jawa Pos Radar Semeru kemarin sempat berusaha mengonfirmasi pada PT Mutiara Halim. Sampai dua kali datang ke kantornya yang beralamat di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo nomor 37, Kelurahan Kutorenan, Lumajang.

Sayangnya, awal didatangi, pimpinan atas nama Hasan masih meminta menunggu. Sampai akhirnya ditinggal salat Jumat. Bakda salat Jumat, ketika didatangi lagi dia justru berdalih. Bahkan sempat hendak ditemui, tetapi wartawan malah pergi. Seorang petugas menjanjikan ada jadwal pertemuan menanggapi temuan sidak itu besok (hari ini, Red). (*)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer :

Editor : Hafid Asnan