Gabungkan Seni Budaya Jawa dan Arab

Masjid Al-Ghofilin Talangsari

CANTIK: Masjid Al-Ghofilin banyak memakai kayu jati dalam ornamennya sehingga mirip gazebo besar, namun tanpa meninggalkan sentuhan islami di dindingnya.

RADAR JEMBER.ID – Lokasinya di tengah perkampungan. Tepatnya di lingkungan Kulon Pasar, Kelurahan Jember Kidul, Talangsari. Masjid Al-Ghofilin sudah menjadi salah satu destinasi wisata religi di Jember. Apalagi, dalam momen bulan Ramadan ini, selalu ada Kampung Ramadan dari warga sekitar. Gang-gang sekitar masjid dihiasi lampu lampion maupun kain-kain bertuliskan ayat-ayat suci.
Masjid Al-Ghofilin juga satu kompleks dengan TPQ Al-Ghofilin dan Pondok Pesantren Al-Ghofilin. Nama Al-Ghofilin disamakan dengan nama majelis salawat Al-Ghofilin yang telah lama berdiri sejak tahun 2002 silam. Kini, pengikut salawat Al-Ghofilin mencapai ribuan orang. “Masjid ini dibangun tahun 2014 lalu. Dan diresmikannya tahun 2015,” tutur Gus Baiquni Purnomo, pengasuh majelis salawat Al-Ghofilin.
Meski berada di tengah perkampungan, masjid ini punya keunikan tersendiri. Berbeda dengan masjid pada umumnya. Halamannya luas, meskipun mobil tak bisa masuk karena gang sempit. Ornamen masjid ini sengaja didesain dengan gaya Jawa dan Arab. “Kami pakai kayu jati semua, meski penopangnya juga beton. Tetapi desainnya menggabungkan seni budaya Jawa dan Arab,” kata pria yang akrab disapa Gus Baiquni ini.
Sembari bercanda, Gus Baiquni mengatakan, memang negeri ini kaya akan pemasok kayu. Maka dari itu, pihaknya sengaja membuat masjid ini dengan memakai lebih banyak kayu. Selain itu, masjid ini tidak memakai jendela atau pintu sama sekali. Sengaja terbuka menyerupai gazebo. “Konsep kami juga tidak memakai kaca dan pintu, tak banyak sekat. Karena kami ingin masjid ini boleh dimasuki oleh siapa saja,” jelasnya.
Dengan demikian, orang lain yang membutuhkan perlindungan atau tempat untuk tidur bisa datang ke masjid. “Konsepnya juga meniru Masjid Quba,” tuturnya. Sebab, di masa sahabat nabi dahulu, Masjid Quba itu tempat perlindungan bagi para sahabatnya, juga menjadi tujuan transit.
Dinding-dinding masjid tersebut, juga dihiasi relief-relief ayat suci Alquran. Baik di dindingnya, maupun di atas tiang penyangganya. “Banyak juga pengunjung dari luar kota yang mampir ke sini. Biasanya habis ziarah ke makam mbah Shiddiq, setelah itu mampir di masjid ini,” kata dia. Selain para pengunjung dari luar kota, beberapa tokoh ternama nasional pun juga sering mampir.
Sebut saja Opick, yang cukup sering mengunjungi masjid Al-Ghofilin dan mampir ke kediaman Gus Baiquni, yang juga satu area. Di masjid tersebut juga sering digelar berbagai kegiatan. Ramadan tahun ini saja, rutin mengadakan buka bersama bareng santri dan warga sekitar di halaman masjid. Juga ada lomba Tilawah Idol, Nasyid, dan Tahfiz.
Jadi, buat kalian yang ingin wisata religi mumpung di bulan Ramadan kali ini, bisa mengunjungi masjid Al-Ghofilin sambil menunaikan ibadah di sana. (*)

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : muchammad ainul budi

Editor : Rangga Mahardika