Tersiar, Ada Warga Berisiko Korona

- Dinkes Membantah, Salah Data - RSD dr Soebandi Siapkan Ruang Isolasi

RUANGAN KHUSUS: Petugas medis RSD dr Soebandi terus sigap menghadapi virus korona, termasuk menyiapkan ruang isolasi khusus. Ruang khusus penyakit berbahaya itu sudah ada sejak merebaknya virus flu burung. 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kabar dipulangkannya 238 warga negara Indonesia (WNI) dari tempat karantina di Natuna, Kepulauan Riau. hari ini (15/2), masih menjadi tanda tanya. Sebab, dalam kabar yang beredar, WNI yang dipulangkan dari Wuhan, Tiongkok, ini, terbanyak berasal dari Jawa Timur. Berjumlah 65 orang. Satu di antaranya adalah warga Jember.

IKLAN

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Dyah Kusworini menegaskan, terkait kabar salah satu warga asal Jember yang dikarantina itu diaggapnya belum valid. Sebab, ada perbedaan data yang ia terima dengan data yang tersebar di masyarakat melalui media sosial.

Bahkan, dia menyebut, data yang disematkan ke Jember itu seharusnya tertulis untuk Kabupaten Banyuwangi. “Kami masih klarifikasi dulu, karena ada perbedaan data,” ungkapnya, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (14/2).

Namun, semisal ada warga Jember yang benar-benar berisiko terjangkit korona, pihaknya mengaku telah menyiapkan langkah preventif. Salah satunya melakukan pengamatan dan pemantauan terhadap 25 warga yang sebelumnya diduga berisiko. Tapi, ia memastikan saat ini semua dari mereka sudah dalam kondisi sehat.

Untuk saat ini, lanjut Dyah, pihaknya masih mengoptimalkan membuat surat edaran kewaspadaan yang disebar di pusat-pusat kesehatan masyarakat dan tempat-tempat lainnya. Ia meyakini, dengan disosialisasikannya edaran tersebut, bisa membuat partisipasi publik lebih responsif menyikapi adanya indikasi ataupun temuan terbaru terkait virus asal Kota Wuhan, Tiongkok, itu. “Ini sesuai dengan arahan Pemerintah Kabupaten Jember untuk kesiapsiagaan,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sejumlah media daring, sebanyak 65 warga Jawa Timur dari Wuhan, Tiongkok, yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau, direncanakan akan tiba di Jawa Timur, hari ini. Oleh Kementerian Kesehatan, mereka dinyatakan sehat dan diperbolehkan untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing.

Reporter : Maulana, Nur Hariri, Dwi Siswanto

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih