Lindungi Data Pribadi di Medsos

AMANKAN DATA: Para narasumber saat menjelaskan tentang pentingnya menjaga data pribadi di media sosial.

RADAR JEMBER.ID – Perlindungan data pribadi masyarakat di media sosial masih belum menjadi perhatian utama. Padahal, tak kalah pentingnya dengan perlindungan di dunia nyata. Hal itu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti penipuan.

IKLAN

Komunitas Relawan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) Jember memberikan edukasi pada warga tentang pentingnya perlindungan data melalui kegiatan Ngabuburit IT di hotel salah satu hotel di Jember, akhir pekan kemarin.

Hadir sebagai pembicara Indriyatno Banyumurti dari Indonesia Information and Communication Technology Partnership Association (ICT Watch), Ulya Anisatur, dosen FT Unmuh Jember, dan Donny BU dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Indriyatno menjelaskan, warganet perlu menjaga data pribadinya jangan sampai disebar di media sosial. Seperti data tentang kesehatan, pendidikan, keluarga, dan lainnya. Sebab, banyak pelanggaran yang terjadi, seperti mengakses media sosial.

“Perlu ditingkatkan kesadaran menjaga data pribadi,” terangnya. Dia menilai, data pribadi bukan sesuatu untuk diumbar pada masyarakat luas. Namun, hanya boleh untuk dirinya sendiri.

Hal itu juga ditegaskan oleh Ulya Anisatur, dosen Unmuh Jember. Menurut dia, selama ini kesadaran warga untuk melindungi data pribadi di media sosial masih rendah. Akibatnya, banyak penyalahgunaan data pribadi. “Literasi digital masih banyak yang kurang paham,” jelasnya.

Donny BU, Staff Kominfo RI, menambahkan, pemerintah sedang mendorong agar ada rancangan undang-undang perlindungan data pribadi. Sebab, sangat dibutuhkan di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Perlindungan data itu untuk melindungi keamanan warga dari berbagai hal negatif. Seperti penipuan yang terjadi pada beberapa orang. Misal menyalahgunakan data untuk kepentingan negatif, seperti menguras ATM. “Kami memberikan penyadaran, karena punya undang-undang tidak efektif kalau tidak ada yang peduli,” pungkasnya. (*)

Reporter : Bagus Supriadi

Fotografer : bagus supriadi

Editor : Mahrus Sholih