Terbang ke Malaysia, Bupati Faida Urus Jenazah TKI

JEMBER KOTA- Mendengarkabar salah seorang TKI di Malaysia asal Jember meninggal dunia, Bupati Faida, langsung memberi perhatian serius. Bahkan, Selasa (12/6) subuh ini, dia harus terbang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Malaysia, hanya untuk mengurus jenazah TKI tersebut, supaya lekas dibawa pulang ke Jember.

IKLAN

Kepada radarjember.id Faida, mengaku ada persoalan yang kemudian, membuat jenazah TKI atas nama Amintyas, tersandera di Negeri Jiran hingga dua minggu lamanya. “Almarhum menjadi tanggungjawab negara. Saya, harus turun langsung menebus biaya perawatan dan administrasinya, supaya segera bisa dipulangkan,” katanya.

Faida, menjelaskan biaya awal yang harus dibayar TKI asal Dusun Sumuran, Desa Kelompangan, Ajung, itu sampai 15 ribu Ringgit Malaysia. Setara dengan Rp 50 jutaan. Namun diakui Faida, ada beberapa relawan sesama TKI di Malaysia, menggalang dana dan sudah terkumpul 1.500 Ringgit Malaysia. “Sehingga sisanya kurang Rp 38 jutaan, biar bupati yang melunasi,” janji Faida.

Sebagai bentuk tanggungjawab kepala daerah, Faida, memilih datang sendiri menjemput jenazah ke Kuala Lumpur Malaysia. “Saya belum bisa tidur nyenyak, sebelum bisa membawa pulang jenazah almarhum Amintyas,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Perlu diketahui, TKI kelahiran Jember 2 Juli 1984 itu meninggal dunia karena sakit. Konon sakitnya karena serangan virus. Meski TKI yang bersangkutan andokumen, namun Faida tetap mengurusnya atas nama kemanusiaan.

Fotografer : Humas Pemkab Jember
Reporter    : Rully Efendi
Editor         : Winardi Nawa Putra

Reporter :

Fotografer :

Editor :