alexametrics
24.4C
Jember
Tuesday, 19 January 2021
Mobile_AP_Top Banner

Tersisa Satu Pelaporan Lagi

Terkait Dana Kampanye Paslon

Desktop_AP_Leaderboard
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sumbangan dana kampanye tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Jember sudah diumumkan untuk kali kedua. KPU Jember pun mengingatkan bahwa akan ada satu lagi kewajiban paslon untuk melapor.

Komisioner KPU Kabupaten Jember Ahmad Suanto menyampaikan, laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), 31 Oktober lalu, telah diumumkan ke publik. “Laporan untuk tahap pertama dan kedua sudah, nanti akan ada lagi laporan akhir,” paparnya.

Dikatakannya, dalam rekening dana kampanye cabup-cawabup nomor urut 1, tercatat sebesar Rp 1,85 miliar. Angka itu berasal dari dana sumbangan calon. Sementara, pasangan cabup-cawabup nomor urut 2 tidak ada dana sumbangan pada laporan dana tahap dua tersebut. “Cabup-cawabup nomor tiga ada sumbangan, yaitu Rp 345 juta, yang juga berasal dari pribadi calon,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Santo mengingatkan, sebelum masuk hari tenang nanti, seluruh pasangan calon wajib melaporkan dana kampanye akhir. “Jadi, ada tiga kali pelaporan. Pertama dan kedua sudah, kemudian yang terakhir sebelum masuk hari tenang nanti,” paparnya.

Menurut dia, pelaporan dana kampanye itu merupakan hal yang wajib. Jika tidak, maka akan berkonsekuensi pada pencalonan setiap pasangan calon. “Konsekuensinya bisa gugur dari pencalonan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Pilkada Jember tahun ini bakal mengusung tiga paslon. Pertama pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto. Kedua adalah pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Sedangkan yang ketiga adalah pasangan Abdussalam dan Ifan Ariadna.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sumbangan dana kampanye tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Jember sudah diumumkan untuk kali kedua. KPU Jember pun mengingatkan bahwa akan ada satu lagi kewajiban paslon untuk melapor.

Komisioner KPU Kabupaten Jember Ahmad Suanto menyampaikan, laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), 31 Oktober lalu, telah diumumkan ke publik. “Laporan untuk tahap pertama dan kedua sudah, nanti akan ada lagi laporan akhir,” paparnya.

Dikatakannya, dalam rekening dana kampanye cabup-cawabup nomor urut 1, tercatat sebesar Rp 1,85 miliar. Angka itu berasal dari dana sumbangan calon. Sementara, pasangan cabup-cawabup nomor urut 2 tidak ada dana sumbangan pada laporan dana tahap dua tersebut. “Cabup-cawabup nomor tiga ada sumbangan, yaitu Rp 345 juta, yang juga berasal dari pribadi calon,” paparnya.

Santo mengingatkan, sebelum masuk hari tenang nanti, seluruh pasangan calon wajib melaporkan dana kampanye akhir. “Jadi, ada tiga kali pelaporan. Pertama dan kedua sudah, kemudian yang terakhir sebelum masuk hari tenang nanti,” paparnya.

Menurut dia, pelaporan dana kampanye itu merupakan hal yang wajib. Jika tidak, maka akan berkonsekuensi pada pencalonan setiap pasangan calon. “Konsekuensinya bisa gugur dari pencalonan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Pilkada Jember tahun ini bakal mengusung tiga paslon. Pertama pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto. Kedua adalah pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Sedangkan yang ketiga adalah pasangan Abdussalam dan Ifan Ariadna.

Mobile_AP_Half Page
Desktop_AP_Half Page

Berita Terbaru

Desktop_AP_Rectangle 1

Wajib Dibaca