Simpan Sabu, Warga Sukowono Masuk Bui

Tersangka Mohammad ketika diperiksa di Mapolsek Rambipuji. Dari saku tersangka ditemukan Sabu seberat 8,8 gram. (ju,ai/radarjember.id)

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Polres Jember cukup serius untuk memberantas peredaran Narkoba jenis Sabu. Seperti yang dilakukan jajaran Reskrim Polsek Rambipuji Jumat (9/8) pukul 19.00 WIB. Seorang pengendara mobil Honda Brio yang melintas di Jalan Dharma Wangsa, Rambipuji berhasil dibekuk petugas.

IKLAN

Mohammad, 42 warga Desa Sumberdanti, Sukowono yang saat itu mengendarai mobil dari arah barat menuju timur, langsung dihadang di depan Mapolsek Rambipuji. “Penghadangan ini setelah ada infomasi kalau mobil yang meluncur dari arah barat dengan ciri-ciri tersebut membawa narkoba jenis Sabu”, ujar Aipda Muhammad Slamet, Kanit Reskrim Polsek Rambipuji.

“Begitu ada informasi, kami langsung meminta anggota reskrim dan anggota yang malam itu sedang piket untuk melakukan penghadangan,” ujarnya.  Setelah mobil yang dicurigai tersebut mendekat Mapolsek, langsung dihadang dan diarahkan ke halaman Mapolsek Rambipuji.

Petugas langsung mengepung mobil yang dikendarai seorang yang telah dicurigai. Saat dilakukan pengeledahan, tidak ditemukan Sabu di dalam mobil dan dashboard mobil, ternyata Sabu disimpan di saku celana Mohammad.

Polisi pun menggiring pemilik mobil untuk dilakukan pemeriksaan. “Setelah polisi menemukan barang bukti shabu seberat 8,8 gram, akhirnya Mohammad ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolsek Rambipuji AKP Sutadrjo melalui Aipda Muhammad Slamet.

Tersangka dalam pengakuannya kepada polisi, sudah lama mengonsumsi Sabu. Didalam celana tersangka sendiri ditemukan 2 klip Sabu dengan berat 8,8 gram. “Selain mengamankan tersangka dan barang bukti Sabu, polisi juga mengamankan Vapor rokok elektrik yang digunakan tersangka sebagai alat untuk menghisap Sabu,” ujar Slamet.

“Dengan barang bukti yang ditemukan, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 sub pasal 122 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotiba. Dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun,” pungkas Kanitreskrim.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih