Diduga Dendam Melihat Ibu Dianiaya, Anak Habisi Bapak

RADARJEMBER.ID- Kejadian tragis terjadi di Dusun Sumbermalang, Desa Randuagung, Sumberjambe. Seorang anak berinisial UM, 16, menganiaya ayahnya hingga meninggal. Korban adalah Fathorrahman, 51, ayah kandung UM.

IKLAN

Kejadian itu diduga kuat dipicu ulah korban yang menganiaya Satinah, istrinya. UM tak terima melihat ayahnya berbuat kasar kepada ibu kandungnya itu.

Peristiwa penganiayaan itu sebenarnya terjadi awal bulan kemarin. Namun, baru mencuat kemarin saat korban menghembuskan napas terakhir setelah sekitar sepekan meregang nyawa.

Awalnya, tetangga dan kerabat menutup rapat kejadian ini. Mereka bahkan sempat menyebut peristiwa itu karena kecelakaan saja.

Namun, begitu kemarin korban meninggal, persoalan penganiayaan anak kepada bapak itu diungkit dan mencuat. Rasan-rasan warga pun semakin kencang.

Penelusuran radarjember.id, peristiwa penganiayaan ini terjadi tepatnya Rabu (1/8). Kejadian memilukan ini bermula saat korban dikabarkan datang ke rumah keluarganya di Dusun Sumbermalang, Desa Randuagung, Sumberjambe. Belum diketahui penyebabnya, korban yang datang ini lantas bertengkar hebat dengan Satinah, istrinya.

Namun, beberapa tetangga menyebut, pertengkaran itu dipicu karena Fathorrahman punya istri lagi. Satinah merasa tak terima. Pertengkaran yang awalnya hanya adu mulut itu makin memanas. Bahkan, kabarnya Fathorrahman sampai main kasar. Tak hanya memukul, bahkan sampai mendorong istrinya hingga jatuh. Akibatnya, Satinah mengalami luka-luka di badannya dan patah tulang.

Saat pertengkaran terjadi, kebetulan UM sedang ada di rumah. Sehari-hari, UM nyantri di sebuah Pondok Pesantren di Pamekasan, Madura. Namun, saat itu dia sedang pulang.

Melihat ibunya dianiaya oleh sang ayah, UM ikut muntap. Namun, dia tak sampai melakukan aksi fisik. Bapak-anak itu hanya bertengkar, dan akhirnya UM memilih menyingkir.

Namun, rupanya UM menyingkir dengan bara di hatinya. Dia merasa sakit hati sang ibu dianiaya oleh ayahnya. Dia pun merencanakan membalas tindakan kekerasan yang dilakukan Fathorrahman kepada ibunya itu.

Saat rumah dalam keadaan sepi, UM langsung mendatangi korban. Tanpa banyak bicara, dia lantas menusukkan pisau yang sudah dibawanya. Ayahnya itu pun tak sempat menghindar apalagi melakukan perlawanan. Dia langsung tersungkur.

Melihat ayahnya tersungkur bersimbah darah, UM lantas kabur. Sementara, korban terus berteriak minta tolong dan merintih kesakitan. Teriakan itu didengar warga yang akhirnya mendatangi korban. Melihat korban luka serius, warga lantas membawanya ke RSD dr Soebandi. Luka-luka Fathurohman saat itu sangat parah. Dia juga banyak kehilangan darah.

Korban lantas menjalani perawatan di RS terbesar di Jember itu. Namun, lukanya tak kunjung membaik. Hingga akhirnya korban kemarin menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Kapolsek Sumberjambe AKP Mulyono ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penganiayaan anak kepada ayah kandung itu. “Ya, pelakunya adalah anaknya sendiri, diduga dendam melihat ibunya dianiaya,’’ katanya.

Saat ini, polisi masih memburu UM. Namun, hingga kemarin belum ada titik terang. Meskipun, banyak lokasi yang diduga dijujug UM sudah disisir polisi. “Sekarang kami masih intensif memburu dan melakukan pengejaran anak korban,” katanya.

Mulyono menambahkan, indikasi motif sakit hati dan balas dendam sangat kuat. “Pelaku rupanya benar-benar jengkel kepada bapaknya itu. Sebab, katanya dia tahu sendiri penganiayan itu,” pungkas Mulyono.

Reporter : Jumai
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :