Patroli Sahur Satlantas Polres Lumajang

Polisi Keliling Kampung Bangunkan Warga

BANGUNKAN WARGA: Anggota kepolisian Polres Lumajang terlihat menyiapkan alat musik di atas mobil patroli. Perlengkapan ini disiapkan untuk menggelar patroli sahur di bulan Ramadan ini.

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Momen Ramadan kerap dimanfaatkan warga dan pemuda melakukan patroli sahur. Kegiatan membangunkan warga dengan membunyikan tetabuhan itu biasanya dilakukan saat memasuki waktu sahur. Tradisi semacam ini seolah menjadi identitas tersendiri selama bulan puasa.

IKLAN

Rupanya kegiatan patroli sahur tersebut juga diikuti anggota kepolisian. Bahkan, anggota kepolisian dari Satlantas Polres Lumajang melakukan patroli unik dengan menabuh peralatan musik. Tak tanggung- tanggung, alat musik seperti drum itu ditempatkan di atas bak mobil patroli dan diarak keliling ke kampung-kampung.

Namun, dalam patroli kemarin, polisi hanya mengitari sejumlah rute yang berada di kawasan perkotaan. Menggunakan pelantang suara, para polisi itu ikut membangunkan warga di kala memasuki waktu sahur.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, patroli sahur itu merupakan upaya kepolisian untuk membaur dan mendekatkan diri kepada masyarakat. “Patroli sahur ini merupakan sisi humanis dari kepolisian,” ujarnya, Jumat (10/5).

Selain untuk membangunkan warga, kegiatan itu juga merupakan upaya kepolisian untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di malam hari, khususnya selama bulan Ramadan. Targetnya mengurangi tingkat kejahatan sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

Tindakan preventif ini juga diharapkannya dapat membatasi ruang gerak pelaku kejahatan yang melancarkan aksinya di malam hari. “Patroli sahur seperti ini sangat diperlukan, khususnya selama bulan Ramadan. Ini agar tindakan kriminal bisa ditekan,” papar Kapolres.

Bahkan, Kapolres menambahkan, pihaknya bakal meningkatkan berbagai bentuk patroli. Mulai dari patroli sahur, patroli senja, patroli malam, hingga patroli siang. “Saya sendiri sebagai Kapolres Lumajang akan turun langsung dalam kegiatan-kegiatan patroli,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri mengapresiasi respons masyarakat Lumajang yang selama ini dikenalnya toleran. Dia mengakui, tingginya tingkat toleransi itu ketika dia terlibat langsung dalam kegiatan patroli di bulan Ramadan. “Meskipun saya bukan muslim, tapi saya merasakan wujud toleransi beragama di Lumajang sangat tinggi,” pungkasnya. (*)

Reporter : Ahmad Jafin

Fotografer : ahmad jafin

Editor : Mahrus Sholih