Jelang Ramadan, Puti Dampingi Megawati Nyekar ke Makam Bung Karno

Calon wakil gubernur Jawa Timur nomor 2, Puti Guntur Soekarno mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah ke makam Bung Karno di Kota Blitar, kemarin. 
Megawati turun di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, bersama sejumlah rombongan. Terlihat Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, ada pula Prananda Prabowo (putera Megawati), Ketua DPP PDIP Idham Samawi, serta sejumlah anggota DPR RI.
Turun dari tangga pesawat, Megawati dan rombongan disambut Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Puti Guntur Soekarno, Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi, dan Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Sri Untari Bisowarno. Ada pula Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.
Calon gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pasangan Puti Guntur Soekarno, siang kemarin tidak ikut berziarah ke Blitar karena ada jadwal kegiatan di tempat lain.
“Hari ini (Kamis kemarin), saya libur kampanye. Selain karena taat pada ketentuan KPU, juga menghormati umat Kristiani yang merayakan hari kenaikan Isa Almasih. Saya mendampingi Ibu Megawati untuk nyekar ke makam kakek saya, Bung Karno, di Kota Blitar,” kata Puti Guntur Soekarno.
Dari Abdurrahman Saleh Malang, Megawati dan rombongan bergerak menuju Kota Blitar. Ahmad Basarah, yang juga Wakil Sekjen DPP PDIP, mengatakan, nyekar ke makam Bung Karno merupakan tradisi keluarga presiden pertama setiap menjelang Bulan Suci Ramadan.
“Ibu Megawati dan keluarga mempunyai tradisi, setiap menjelang Bulan Suci Ramadan, diupayakan bisa nyekar ke makam Bung Karno. Ini seperti tradisi umat Islam di negeri ini, yang berziarah ke makam orang tua dan keluarga, ketika menyambut Ramadan,” kata Basarah.
Puti Guntur Soekarno merasa bersyukur, pada tahun ini, menjelang bulan suci Ramadan 1439 H, dirinya bisa nyekar ke makam Bung Karno bersama presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dan kerabat keluarga yang lain.
“Semoga kita semua, umat Islam, dapat menyiapkan diri sebaik-baiknya dalam menyongsong Bulan Suci Ramadan. Semoga Allah SWT membimbing kita semua. Amin,” kata Puti.
Di makam Bung Karno, yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, ziarah dibagi dalam dua sesi. Pertama untuk rombongan, bukan keluarga. Terlihat di antara rombongan yang hadir menaburkan bunga ke pusara Sang Proklamator. Mereka kemudian berbarengan melakukan tahlil.
Setelah selesai, rombongan dipersilakan turun. Pada sesi kedua, ziarah dilakukan keluarga. Megawati, Prananda, Puti Guntur Soekarno terlihat duduk hening. Berdoa untuk almarhum Bung Karno.
“Kami dari DPP PDI Perjuangan, bersama kawan-kawan seperjuangan lain, mempunyai tradisi untuk nyekar ke makam Bung Karno, bersama Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri),” kata Hasto Kristiyanto, sekretaris jenderal DPP PDI Perjuangan.
Saat ini, makam Bung Karno menjadi salah satu destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai penjuru tanah air. Begitu pula dengan makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), presiden ke-4, di Jombang.
Di Jawa Timur, ada 5 makam penting Wali Songo, yang tiada henti dikunjungi peziarah. Kelima makam itu, Sunan Ampel di Kota Surabaya, Syeikh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri di Gresik, Sunan Drajat di Paciran Lamongan, dan Makam Sunan Bonang di Tuban.

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :