Bupati Apresiasi Bazar Ramadan

Putar Uang Rp 2 Miliar

RAMAI: Bazar Ramadan di alun-alun terlihat ramai. Bupati Salwa Arifin membuka acara tersebut dan berjalan-jalan meninjau stan.

BONDOWOSO – Bazar Ramadan dimulai Selasa kemarin (7/5). Bertempat di Alun-Alun RBA Ki Ronggo, tepatnya di area Paseban depan Monumen Gerbong Maut. Sebanyak 120 pedagang menggelar dagangannya di sepanjang stan alun-alun. Bupati KH Salwa Arifin memberi apresiasi kegiatan tersebut. Sebab, bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

IKLAN

Bupati Salwa Arifin mengatakan, tujuan setiap tahun diadakannya Bazar Ramadan tidak lain untuk menyemarakkan Ramadan. Selain itu, ketika ada bazar yang dikoordinasi, ada efek perputaran ekonomi yang dahsyat. Sebab, sore hari bulan Ramadan masyarakat banyak yang jalan-jalan. “Masyarakat yang memiliki produk, yang mau berjualan, kami tampung,” terangnya.

“Kita ingin menyentralkan dan menumbuhkembangkan UMKM di Bondowoso. Seperti sentra UMKM yang ada di depan kantor Dispar, itu saya tanya omzet atau perputaran uangnya bisa mencapai Rp 2 miliar dalam 25 hari. Kan luar biasa,” ujar Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat saat menemani Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin meninjau bazar bersama jajaran Pemkab Bondowoso.

Mengenai tempat, awalnya para pedagang ini selama beberapa Ramadan ada di depan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora). Ternyata, semakin tahun semakin banyak peminatnya. Akhirnya dipindah ke depan Pemkab Bondowoso. Di tempat ini, penataannya semakin mudah dan seluruh pihak turut serta membantu.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Bazar Ramadan Santi Agustin mengatakan, pemerintah selama ini memfasilitasi apa yang dibutuhkan paguyuban Pedagang Bazar Ramadan. Tahun ini Disparpora dan Dinas Koperasi perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) memfasilitasi terselenggaranya bazar.

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) membantu tenda kerucut. “Pengamanannya dari Satpol PP dan kebersihannya kami koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” terangnya.

 Pihaknya sangat berterima kasih kepada bupati dan wakil bupati. Sebab, selama ini sudah mendukung penuh. Kami ingin membawa teman-teman yang bergerak menjadi pelaku ekonomi kreatif untuk menggunakan kesempatan yang ada di puasa ini. “Perputaran ekonomi sangat besar, bazar ini menjadi motor penggerak roda perekonomian pelaku ekonomi kreatif,” terangnya.

 Sementara itu, Kepala Disparpora Harry Patriantono mengatakan, bazar ini menjadi daya tarik wisata tentunya. Sebab, bisa menjadi jujugan masyarakat. Tidak hanya dari Bondowoso saja, masyarakat dari luar daerah yang tengah berada di Bondowoso bisa datang dan bisa menikmati Bondowoso. “Setiap harinya pengunjungnya sangat ramai, kami berharap ini menjadi wisata kuliner yang selalu menarik untuk setiap Ramadan,” terangnya. (*)

Reporter : Solikhul Huda, Adi Faizin

Fotografer : solikhul huda

Editor : Narto