Deteksi Pergerakan Warga Dari Desa

“Satgas desa harus memonitor secara intensif. Melakukan pemeriksaan warga yang baru pulang dari perantauan. Sebab, warga Jember banyak bekerja di wilayah zona merah seperti Bali dan Jakarta.” KH Abdul Muqit Arief, Wakil Bupati Jember

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mendekati bulan puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, aktivitas keluar masuk warga patut menjadi perhatian. Betapa tidak, warga bisa saja melakukan perjalanan dan datang dari zona merah. Untuk itu, Pemkab Jember meminta seluruh desa untuk mendeteksi pergerakan warganya demi mencegah Covid-19.

IKLAN

Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief menegaskan, pergerakan warga yang ada di dalam Jember maupun warga dari luar Jember tetap masif. Untuk itu, pihaknya meminta agar pendeteksian perjalanan warga juga dilakukan di tingkat terendah yakni desa atau kelurahan.

Dengan pendataan yang rapi dan dilakukan Satgas penanganan Covid-19 di tingkat desa, maka penanganan korona bisa dilakukan secara rapi. Sebab, siapa saja warga desanya yang bekerja di luar kota atau di luar negeri lebih diketahui oleh pemerintahan desa. “Satgas desa harus memonitor secara intensif. Melakukan pemeriksaan warga yang baru pulang dari perantauan. Sebab, warga Jember banyak bekerja di wilayah zona merah seperti Bali dan Jakarta,” kata Muqit kepada wartawan.

Warga yang harus keluar dan datang dari zona merah, selayaknya diberi pemahaman yang benar agar mereka juga menyadari betapa pentingnya mencegah korona. Sebab, jika sampai ada yang terpapar dan tidak diketahui, maka imbasnya akan lebih fatal.

Untuk itu, keluar masuknya warga sedapat mungkin harus tercatat oleh Satgas Covid-19. terutama bagi para pemudik yang datang dari zona merah. “Supaya tetap terpantau. Langkah ini untuk memotong penularan Covid-19. Kalau tidak terdeteksi akan menjadi awal yang buruk. Itu tidak kita diinginkan bersama,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, zona merah hari ini bukan hanya Bali dan Jakarta. Akan tetapi, sejumlah kabupaten kota tetangga juga masuk kategori zona merah. Termasuk Kabupaten Jember juga sudah menjadi zona merah khususnya di Kecamatan Kaliwates dan Puger.

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti