Jamaah Haji Tahlil Rutin untuk Mbah Maimun

KHIDMAT – Puluhan jamaah haji saat menggelar tahlilan setelah meninggalnya KH Maimun Zubair

MEKKAH, RADAR JEMBER.ID  – Meninggalnya KH Maimoen Zubair menjadikan para jamaah haji berduka. Begitu juga dengan jamaah haji asal Jember. Mereka menyempatkan diri menggelar tahlil secara rutin di Makkah. “Dengan cara apa pun, kita akan usahakan untuk bisa mengatur waktu yang sebaik-baiknya,” Kata Ghonim Jauhari dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kencong.

IKLAN

Meskipun sibuk, para jamaah haji tetap melaksanakan tahlil. Menurut dia, aktivitas jamaah haji tengah mempersiapkan peribadatan wukuf di Arafah, mabit di Musdalifah dan Mina. Namun, ketokohan Mbah Maimun yang begitu melekat kuat di kalangan jamaah membuat mereka terpanggil menyempatkan waktu tahlilan bersama. “Kita usahakan tetap tahlilan hingga hari ke tujuh nanti. Itu tidak sampai mengganggu aktivitas atau kewajiban jamaah yang lain,” terangnya.

Dia menambahkan, Mbah Maimun yang meninggal di RS An-Nur, Makkah, dimakamkan di kompleks Pemakaman Ma’la, area makam Sayyidah Khodijah istri Rasulullah Saw. “Kalau jamaah haji yang bukan seorang tokoh atau ulama besar, itu akan dimakamkan di pemakaman umum yang bernama Sharaya. Seperti jamaah haji yang meninggal dari Kecamatan Balung dan Puger, beberapa hari kemarin,” imbuhnya.

Pria yang mengaku sempat nyantri di Sarang pada era 90-an itu mengatakan bahwa kelompok jamaahnya memiliki hubungan keluarga yang erat dengan sosok Mbah Maimun. Hal itu pula yang menggerakkan jamaah yang tergabung di kloter 44 itu tahlilan hingga hari ketujuh. “Beliau itu masih saudara abah saya, Almarhum KH Jauhari Zawawi, Kencong. Beliau juga kakak ipar dari kakak saya, sehingga secara emosional, kekeluargaan kami sangat erat,” pungkasnya. (*)

Reporter : Maulana

Fotografer : Istimewa

Editor : Bagus Supriadi