Empat Gudang Pengeringan Milik PTPN X Terbakar, Daun Tembakau Senilai Rp 2 M Ludes

Jumai/Radar Jember TINGGAL RANGKA: Tiga mobil Damkar Pemkab Jember saat memadamkan api yang melalap empat gudang milik PTPN X Kebun Kertosari, kemarin.

RADARJEMBER.ID- Empat gudang pengeringan tembakau milik PTP Nusantara X Kebun Kertosari di Dusun Krajan, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, ludes terbakar Selasa (7/8) pukul 04.00. Tiga dari empat gudang yang terbakar penuh dengan tembakau. Sedangkan satu gudang masih kosong.

IKLAN

Pak So, 45, waker gudang yang pertama kali melihat api mengatakan, pertama terbakar adalah gudang yang ada di tengah. Empat gudang itu memang letaknya berjajar. Api membesar dan merembet ke gudang di sisi timur dan barat yang berisi tembakau basah. Angin kencang membuat api dengan cepat melalap tiga gudang yang jaraknya memang berdekatan.

Pak So mengaku, melihat gudang terbakar dia spontan berlari. Dia sudah berusaha memadamkan api tetapi api terus membesar. “Apalagi angin kencang, sehingga cepat merembet dan membakar seluruh gudang,’’ katanya.

Saat api mulai membakar gudang di bagian tengah, Pak So ingat jika saat itu di dalam gudang ada temannya, Napi yang sedang tidur. Dia pun langsung berlari ke gudang tersebut. “Saya langsung ingat kalau Pak Napi Kemit tidur di dalam gudang di pojok selatan. Dia langsung saya tarik keluar,” ujar Pak So.

Tak berselang lama, warga sekitar banyak yang datang ke lokasi. Namun, mereka hanya bisa melihat dan tanpa bisa berbuat banyak. Sebab, saat itu api berkobar hebat dan dalam waktu tak lama sudah meludeskan gudang.

Api terus menjalar ke gudang sisi timur yang berdekatan dengan SDN Pecoro 03, Kecamatan Rambipuji. Di sisi timur gudang itu bukan hanya ada SD, tetapi juga ada kantor desa. Beruntung gudang yang terbakar tidak roboh ke bangunan sekolah yang jaraknya hanya beberapa meter. “Kalau roboh bisa terbakar juga SD-nya,’’ kata Pak So.

Kebakaran itu oleh warga langsung dikabarkan ke polisi dan petugas pemadam kebakaran. Tak lama, tiga mobil damkar milik Pemkab Jember sudah ada di lokasi untuk memadamkan. Namun, saat petugas damkar datang, api sudah meludeskan gudang. Akhirnya, mereka hanya melokalisasi agar api tak terus merembet.

Sumber radarjember.id mengatakan, gudang itu dipakai untuk mengoven daun tembakau. Malam sebelum kejadian, para pekerja mengoven tembakau hingga pukul 23.00. Lepas jam itu, tak ada aktivitas lagi di gudang. “Semua pekerja bagian oven/pengeringan selesai jam sebelas malam,’’ ujar Leo Tumanggor, GM PTP N X Kebun Kertosari kepada radarjember.id.

Empat gudang pengeringan yang ludes terbakar masing-masing ada 91 kamar. Tiga gudang full dengan tembakau. Sementara, gudang sisi barat masih kosong. Dari tiga gudang yang terbakar itu, ada sekitar 91 ton daun tembakau. Jika diuangkan, diperkirakan daun tembakau itu mencapai sekitar Rp 2 M. “Itu masih belum alat-alat yang ada di dalam gudang yang ikut terbakar, seperti mesin penyemprot,” pungkas Leo.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Erik Pradana, mengaku sudah meminta keterangan dari 4 orang saksi. Mereka adalah waker gudang yang terbakar tersebut. “Untuk penyebab pasti kebakarannya masih kita selidiki dulu. Nanti kita minta bantuan dari Tim Labfor Polda Jatim,” ungkap Erik di lokasi.

Reporter :Jumai, Rully Efendi
Editor : MS Rasyid
Editor Bahasa: Yerri A Aji
Fotografer: Jumai

Reporter :

Fotografer :

Editor :