Angkutan Konvensional vs Online Ribut

MEMANAS: Petugas Polres Jember langsung melakukan pengamanan di lokasi Indomaret Kodim setelah ada kabar bentrokan angkutan konvensional dan online malam in

Padahal Kesepakatan Belum 24 Jam Ditandatangani

IKLAN

RADAR JEMBER.ID : Kejadian yang tidak diinginkan gesekan antara angkutan konvensional dan angkutan online terjadi sekitar pukul 20.30 WIB malam ini. Tepatnya di depan Indomaret Kodim di Jalan PB Sudirman Jember. Beruntung, tidak sampai berlarut karena aparat kepolisian Polsek Patrang dan Polres Jember langsung terjun ke lokasi.

Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula saat sejumlah pengemudi ojek online menunggu penumpang di sekitaran Indomaret. Kebetulan memang lokasi ini biasanya digunakan tempat berkumpul sopir angkutan online menunggu penumpang dari stasiun Jember. Karena sejak awal angkutan online tidak diperbolehkan mendekat ke stasiun.

Kebetulan saat kejadian, ada kereta yang baru datang. Ada kereta api Sri Tanjung jurusan Lempuyangan – Banyuwangi yang baru sampai di Jember. Jadi banyak angkutan online yang stand by di lokasi. Para ojek online ini tiba-tiba didatangi sekelompok orang dan menyuruh sekelompok orang yang diduga dari ojek pangkalan.

“Bubar..bubar..,” ujar Sufi, salah satu pengemudi online di lokasi kejadian menirukan ucapan sekelompok orang yang diduga angkutan ojek pangkalan. Mereka diminta untuk menjauhi lokasi tersebut. Menurut keterangannya, sekelompok orang ini mengaku menjadi penguasa tempat tersebut dan tidak diperbolehkan untuk angkutan online mangkal di sana.

“Katanya sesuai kesepakatan di Polres Jember tadi,” ucap Sufi. Dirinya sendiri masih belum mengetahui kesepakatan yang dimaksud. Memang jika melihat kesepakatan tadi siang antara angkutan online dan angkutan konvensional di Polres Jember tadi siang, di poin 4 disebutkan jika angkutan online tidak diperbolehkan mangkal dan mengambil penumpang di titik Indomaret Kodim Jember.

Hal ini sempat membuat ketegangan antara kedua belah pihak. “Sempat bertengkar, tapi gak sampai mukul,” ucap Hadi, pengemudi ojek online kemarin. Aksi ketegangan dan gesekan itu terjadi cukup lama. Akhirnya setelah sejumlah petugas mendatangi lokasi, ketegangan itu mereda. Bahkan, Kapolsek Patrang AKP Mahrobi Hasan dan Kabag Ops Kompol M. Lutfi turun ke lokasi mengamankan situasi.

Dari pihak ojek pangkalan pun memilih bubar. Termasuk juga pihak ojek online yang kemudian memilih bubar. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian untuk kejadian ini.

Reporter : Rangga Mahardika
Fotografer : Rangga Mahardika
Editor: MS Rasyid

Reporter :

Fotografer :

Editor :