Prediksi Kenaikan Harga Hewan Ternak

Pedagang Sarankan Pesan Segera

TRANSAKSI TERNAK: Aktivitas para pedagang di pasar sapi Desa Rowotamtu, Rambipuji.

RADAR JEMBER.ID – Jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban, sejumlah harga komoditas barang masih mengalami naik turun harga. Kondisi itu juga berlaku pada dua jenis hewan ternak yang biasanya dijadikan sebagai hewan kurban, yaitu kambing dan sapi.

IKLAN

Kenaikan harga kedua hewan ternak itu memang sudah lumrah saat jelang Hari Raya Kurban. Biasanya disebabkan semakin besarnya permintaan hewan dari masyarakat. Hal itu dibenarkan oleh Iegho Aprilianto, salah seorang pedagang sapi di pasar sapi Desa Rowotamtu, Rambipuji.

Menurutnya, harga sapi di pasaran untuk saat ini memang masih stabil. Namun, hal itu tidak akan bertahan lama, khususnya ketika mendekati Hari Raya Idul Adha pada 11-12 Agustus mendatang. “Yang sering mengalami kenaikan adalah sapi yang diambil oleh jagal. Mereka ambil dari peternak atau masyarakat yang menjual ke jagal,” tuturnya.

Sapi-sapi yang diambil oleh pedagang itu, lanjutnya, dijual ke pasaran dengan harga yang cukup variatif. Kisaran harga itu menyesuaikan dengan jenis serta kondisi fisik sapi. Jika bagus, sapi yang diambil pedagang tak akan dijual, namun akan diternak kembali. Jika kondisinya sapi hanya memiliki fisik gemuk saja, sapi-sapi itu akan dijual ke jagal sapi dengan harga kiloan.

“Sapi-sapi yang biasa diambil masyarakat saat kurban adalah jenis biasa. Sedikit mereka yang ambil jenis sapi yang kualitas bagus. Karena harganya memang tinggi,” imbuh pedagang asal Kasiyan, Puger, itu.

Sedangkan untuk sapi yang memiliki kualitas bagus, Pak Pou, pedagang sapi asal Badean, Bangsalsari, menjelaskan, adalah sapi yang memiliki kondisi fisik yang tidak hanya gemuk, namun juga memiliki moncong yang bagus serta pahanya berisi. Sapi yang biasa dicari oleh peternak itu biasanya berkisar di harga Rp 18-25 Juta. Sedangkan yang biasa dicari jagal hanya mengutamakan kegemukan sapi. “Harganya sedikit murah dari itu,” tuturnya.

Karena itu, dirinya menyarankan kepada masyarakat yang ingin membeli hewan kurban, agar mulai mencarinya pada pekan ini. Sebab, selisih harganya cukup besar “Jangan tertipu stabil, yang akan tetap stabil adalah harga daging sapi yang dijual di pasaran, bukan harga sapinya,” tegasnya.

Sementara itu, harga kambing masih relatif stabil di kisaran harga Rp 1 jutaan. Hal itu dibenarkan oleh Sunarji, salah seorang jagal kambing asal Desa Gumelar. Menurutnya, harga kambing paling standar adalah dengan melihat jenis kelamin dan jenis kambingnya.

Namun, ia menjelaskan, harga kambing yang jenis standar didominasi oleh harga kambing jantan. Sebab, di pasaran, kambing jantan memang selalu lebih mahal daripada kambing betina. “Kambing jantan berkisar Rp 1,5-1,8 juta per ekor. Sedangkan betina hanya di bawah satu juta sudah dapat,” pungkasnya. (*)

Reporter : mg2

Fotografer : mg2

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti