Atlet Disesuaikan dengan Anggaran

RADAR JEMBER.ID – Keberangkatan kontingen Jember yang berlaga di Porprov keenam ini bisa dibilang bermodalkan nekat. Sebab, hampir seluruh cabor menggelar training center (TC) mandiri. Namun, gelaran TC itu tidak seperti TC pada umumnya, hanya latihan tambahan saja.

IKLAN

KONI Jember sebagai bapak seluruh cabor harus memutar otak lebih keras. Mereka harus menyesuaikan kuota atlet dan ofisial dengan anggaran  Rp 1,4 miliar dari Dispora.

Anggaran Rp 1,4 M itu digunakan untuk  150 atlet dan 75 ofisial. “Yang jelas, juga disesuaikan dengan anggaran yang ada. Kami menginginkan target naik satu digit,” ujar Abdul Haris Afianto, Ketum KONI Jember.

Dia menyebut, pihaknya mengirimkan para atlet prioritas medali saja. “Jadi, untuk atlet yang hanya coba-coba cari pengalaman bertanding, terpaksa tidak kami kirim. Sebab, kami ingin mengejar medali,” tegas pria yang akrab disapa Alvin ini.

Persoalan TC per cabor, kata dia, KONI Jember tak menggelar TC serempak untuk semua cabor. Bahkan, tes medis untuk seluruh atlet pun tidak ada. “Untuk TC diserahkan per cabor. Tapi mereka juga bekerja sama dengan KONI. Permintaan dari KONI juga untuk mereka mengadakan TC internal. Baik itu latihan maupun sparring dengan kota lain,” jelasnya.

Soal bonus atlet yang mendapat medali, KONI Jember menyerahkannya pada Bupati Jember. “Yang jelas, bonus nanti sudah disiapkan oleh bupati. Kalau angka, di atas rata-rata lah nanti,” akunya.

Bila tidak memenuhi target yang dicanangkan, Alvin mengatakan, atlet Jember akan digembleng lagi. “Karena 2021 Porprov ada di Jember. Otomatis kami bersama Dispora dan bupati akan menggenjot seluruh cabor untuk lebih baik. Karena kami tuan rumah utama,” pungkasnya. (*)

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Bagus Supriadi