Partisipasi Pemilih Tembus 79 Persen, Lampaui Target Nasional

Suara Tidak Sah Seharga Satu Kursi

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Proses rekapitulasi pemilu tingkat provinsi sudah dirampungkan. Kemarin malam, KPU Lumajang telah membacakannya tanpa aral melintang. Namun demikian, masih banyak catatan yang perlu disimak dari hasil pemilu. Di antaranya banyaknya suara tidak sah di setiap dapil yang memungkinkan untuk ditukar dengan satu kursi di parlemen.

IKLAN

Dari catatan Radarjember.id yang didapat dari form DB-1 DPRD kabupaten pada lima dapil, diketahui jika suara tidak sah sangat tinggi. Di Dapil 1 saja, yang merupakan dapil pemilih rasional, suara tidak sah mencapai 12.435. Artinya, lebih separuh dari nilai kursi terakhir seharga 6.329 yang diduduki PKB di kursi kedua.

Dapil 2 juga sama. Perolehan suara tidak sah mencapai 11.780. Dapil 3 mencapai 10.460. Dapil 4 sebesar 9.023, dan Dapil 5 sebanyak 9.935 suara. Dengan demikian, dari lima dapil, suara tidak sah yang dicatat dalam pemilu 2019 ini mencapai 53.632 suara. Cukup untuk mengantarkan menjadi anggota DPR provinsi ataupun DPR RI.

Dengan hasil ini, Divisi SDM dan Parmas KPU Lumajang Muhammad Ridhol Mujib menjelaskan, memang untuk suara tidak sah dari masing-masing dapil seperti itu. Pihaknya tidak bisa menghindari.

Akan tetapi, angka partisipasi di Lumajang, menurut dia, tergolong tinggi. Sebab, mampu melampaui target partisipasi nasional. “Partisipasi Lumajang 79 persen. Alhasil, itu melampaui target partisipasi nasional yang hanya 77,5 persen,” katanya.

Perolehan ini, kata dia, juga lebih bagus dari pemilu sebelumnya. Saat itu tingkat partisipasi di bawah 70 persen. Hasil kali ini, dia menambahkan, bakal terus dipertahankan. Baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun sampai pemerintah pusat, pada pemilu mendatang. (*)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : hafid asnan

Editor : Mahrus Sholih