Pamit BAB ke Sungai, Ditemukan Meninggal

BUKAN KORBAN PENGANIAYAAN: Petugas dibantu warga membawa jenazah korban yang ditemukan terapung di Sungai Mayang ke Puskesmas Tempurejo. Setelah divisum, jasad korban dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Katiyana, 45, warga Dusun Darussalam RT 006/RW 002, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditemukan meninggal di Sungai Mayang di Dusun Krajan, Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Sabtu (8/2/20) pagi, sekitar pukul 06.00.

IKLAN

Kali pertama, mayat korban ditemukan Ponikan, 42, penambang pasir, warga Dusun Krajan RT 007/RW 003, desa Desa Sidodadi. Saat itu saksi sedang mendorong perahu, kemudian melihat ada kaus warna merah terapung di sungai.

Karena curiga, selanjutnya saksi mengecek, setelah dilihat ternyata mayat seorang perempuan dalam keadaan telanjang pada bagian bawah.

Ketika ditemukan, mayat itu mengapung dengan posisi tertelungkup. Mengetahui itu, Ponikan berteriak meminta bantuan kepada temannya yang tak jauh dari lokasi.

Selanjutnya, agar mayat tersebut tidak terhanyut, saksi menarik jenazah itu hingga ke pinggir sungai. Selanjutnya, penemuan mayat ini dilaporkan ke Polsek Tempurejo.

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Setelah diketahui identitasnya, petugas mendatangi rumah korban. Ternyata, informasi yang diterima kalau korban ini sempat pamit ke sungai kepada keluarganya untuk buang air besar (BAB).

“Diduga korban ini terpeleset saat turun ke sungai tidak jauh dari rumahnya,” ujar AKP Suhartanto Kapolsek Tempurejo, melalui Aiptu Christian, Kanitreskrim polsek setempat. Sebelum berangkat ke sungai, korban juga sempat bertemu dengan Halimah, 60, tetangganya.

Sementara itu, Ahmad Taroji, 60, suami korban, mengaku ikhlas atas kepergian isterinya tersebut. Setelah dilakukan visum luar oleh petugas Puskesmas Tempurejo, tak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban. Insiden ini murni akibat korban terpeleset kemudian terseret arus sungai hingga ditemukan di wilayah kecamatan lain. “Jenazah korban dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Christian.

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih