Ratusan Takmir Ikuti Pelatihan Juru Sembelih

PRAKTIK MEMOTONG: Takmir masjid terlihat antusias mengikuti pelatihan juru sembelih. Mereka tak sekedar mendapatkan teori, namun juga disertai praktik penyembelihan hewan kurban.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Penyembelihan hewan kurban ada tata caranya dan tidak boleh dilakukan sembarangan. Hal itu seperti diungkapkan Ismed Sanditama, Direktur Lazada Rizki. Bahkan dia mengamati, kerapkali ditemui di lapangan, hewan kurban tersebut terlihat stres dan ketakutan ketika hendak disembelih.

IKLAN

“Belum lagi tempat untuk menyembelih hewan kurban tidak memenuhi standar. Untuk menyembelih hewan kurban pun harus melihat latar belakang akhlaq seseorang dan tidak boleh sembarang orang,” kata Ismed.

Beranjak dari hal itulah, lembaga amil zakat bekerja sama dengan relawan masjid beberapa waktu lalu, mengadakan pelatihan juru sembelih halal (Juleha) hewan kurban. Pelatihan itu bertempat di Masjid Asy-Syuhada, Perumahan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

“Juleha ini diikuti oleh 120 peserta berasal dari Kabupaten Jember dan Bondowoso. Terdiri dari juru sembelih serta takmir masjid. Mereka akan mendapatkan sertifikasi,” ujar Ismed.

Pria kelahiran Banyuwangi ini menambahkan, saat mengikuti pelatihan juru sembelih itu, semua peserta tidak saja mendengarkan uraian pemateri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember dan Assesor Nasional Juleha, namun peserta juga diajak untuk praktik penyembelihan hewan kurban dengan benar.

Salah seorang peserta pelatihan, Imam Sholihin, Takmir Masjid Bank Indonesia memaparkan, bagi dirinya mengikuti pelatihan juru sembelih ini sangat bermanfaat. Untuk itu, dia berharap, kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin tiap tahun. (*)

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih