Berharap Laporan Jangan Dicabut

Cak Toriq Ingin Prosesnya Berjalan Normal

RILEKS : Cak Thoriq, Bupati Lumajang.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Laporan Basuki Rahmad alias Okik kemarin ditanggapi Cak Thoriq. Sebagai terlapor, Bupati Lumajang itu bersedia koperatif apabila dipanggil untuk dimintai keterangan. Bahkan, dia menegaskan agar laporan jangan dicabut. Biarkan proses berjalan dengan baik.

IKLAN

Siang kemarin, di Pendapa Arya Wiraraja, Cak Thoriq menanggapinya didampingi kuasa hukumnya, Pudoli Candra dan Indra Hosy. Lelaki kelahiran 1977 itu menjawab dengan santai pertanyaan awak media.

Bupati yang juga mantan aktivis ini menegaskan, dirinya tidak pernah menyebarluaskan konten yang menurut Okik adalah tindakan mencemarkan nama baik pelapor sebagai advokat. Laporan tersebut dinilainya salah alamat. “Silahkan cek, akun pribadi saya baik Facebook, Instagram, maupun Youtube,” ujarnya.

Mengenai konten video yang dianggap melanggar Undang-Undang ITE, yang menurut pelapor disebarluaskan pada kanal Youtube Lumajang TV, juga ditanggapi. Cak Thoriq menegaskan, akun tersebut bukan akun resmi pemerintah dan bukan termasuk akun pribadinya. “Silahkan di cek juga, tidak ada logo pemerintah di sana,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan audiensi 31 Juli lalu dengan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, bupati yang dilantik 24 September 2018 itu menegaskan tidak ada kata pengusiran. Pihaknya meminta langsung bertatap muka dengan masyarakat tanpa perantara. “Kalau dalam penyidikan pihak kuasa tidak akan menjadi bagian yang dimintai keterangan. Sama dengan forum yang lalu. Yang berkaitan adalah masyarakat, bukan kuasa hukum,” tambahnya.

Laporan yang sudah telanjur diterima polisi itu, menurutnya biarkan berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, akan dilakukan penyidikan. Kalau hasil dari proses penyidikan tidak terbukti, maka laporan tersebut berubah menjadi fitnah. Dan akan menjadi pidana. “Jangan dicabut, biarkan prosesnya berjalan,” tambahnya.

Reporter : mg2

Fotografer : mg2

Editor : Hafid Asnan