Kecewa Wasit, Pecahkan Kaca Stadion Semeru, Dirawat di RS

Kecewa Wasit, Pecahkan Kaca Stadion Semeru, Dirawat di RS

RADARJEMBER.ID- Kekalahan Semeru FC 0-1 saat menjamu Kalteng Putra di Stadion Semeru berbuntut panjang bagi kiper Pujiantoro. Kiper utama Semeru FC ini harus dirawat di rumah sakit setelah melampiaskan kekecewaannya memecahkan kaca stadion. Sebab, otot tendonnya ada yang putus.

IKLAN

Sesaat setelah pertandingan berakhir, semua pemain menuju ruang ganti. Saat melintasi ruang ganti itulah, ada pintu kaca yang ditinju oleh Pujiantoro. Meski mengenakan sarung tangan, namun pecahan kaca itu sampai merobek tangan kanannya. Darah bercucuran sampai kiper nomor punggung 78 itu ditandu keluar lapangan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baru kemarin pihak Semeru FC bisa memberikan penjelasan detail menyangkut insiden yang menimpa Pujiantoro. Miko Agus Pribadi, manajer Semeru FC menegaskan bahwa memang Pujiantoro cedera di luar pertandingan.

Dia mengatakan, kiper andalannya kecewa berat atas kepemimpinan wasit. “Dia kecewa, dia menilai banyak keputusan wasit yang merugikan Semeru FC. Hal itu dilampiaskan dengan meninju kaca. Untung tidak meninju wasit seperti aksi-aksinya saat membela Persinga,” kata Miko.

Betul memang. Kiper kelahiran 12 Januari 1991 asal Malang ini memang dikenal tempramen. Namun, sejak bergabung dengan Semeru FC, emosinya mulai berhasil diredam oleh manajemen dan pelatih. “Sekarang tidak sebengal dulu. Lebih terkontrol sejak gabung Semeru FC,” ucap Miko. Beda saat membela Persinga, dia sampai melampiaskan dengan memukuli wasit. Akibatnya, dia sempat kena skors.

Karena pelampiasan itulah, dia kini dirawat di RS Haryoto Lumajang. Dia harus melewati masa pemulihan sampai dua bulan. “Dirawat di ruang anggrek 106 RSU Haryoto Lumajang,” jelas Miko. Pujiantoro juga sudah menjalani dioperasi. Operasi ringan itu menurut dokter sudah selesai pukul 05.00. Kini tinggal pemulihan pasca operasi.

Dengan kondisi ini, kiper kelahiran 12 Januari 1991 itu harus absen di beberapa laga. Semeru FC pun harus menyiapkan kiper cadangan, yakni Guntur, untuk menggantikan posisinya. “Ini kerugian sebenarnya, harus absen. Nanti akan digantikan kiper cadangan, ada Guntur dan Ardi,” jelasnya.

Dua menegaskan, Pujiantoro ini adalah bukti keseriusan anak-anak Semeru FC dalam menyambut setiap pertandingan. Semuanya betul-betul serius. Sehingga, ketika ada yang tidak beres sedikit saja, pasti ada respons. Hanya saja, responsnya tidak ngawur. Agar jadinya tidak seperti Pujiantoro.

Pertandingan selanjutnya yang harus dilakoni Semeru FC adalah laga tandang melawan PSBS Biak di Papua, pada 10 Agustus mendatang. Anak-anak Semeru FC akan bertolak ke Papua dua hari sebelum pertandingan. Pada 8 Agustus, skuad Semeru FC berangkat ke Papua.

Reporter & Fotografer : Hafid Asnan
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :