Bupati Terpilih Kiai Salwa Arifin Beri Tanggapan Tentang Heboh Isu Mutasi ASN Besar-besaran

Sholikhul Huda/Radar Ijen TINJAU PASAR: Bupati Amin Said Husni bersama Wakil Bupati Salwa Arifin dan rombongan Forpimda saat mengunjungi stan di Pasar Induk Bondowoso.

RADARJEMBER.ID- Isu akan ada perombakan besar-besaran aparatur sipil negara (ASN) menghebohkan Bondowoso. Khususnya untuk pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bondowoso. Dengan terpilihnya KH Salwa Arifin- Irwan Bachtiar Menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, membuat banyak pejabat struktural khawatir dimutasi.

IKLAN

Isu mutasi itu kemarin ditanggapi KH Salwa Arifin. KH Salwa mengungkapkan, dia tidak pernah memberikan pernyataan tentang perombakan besar-besaran di tataran pemerintahan. Namun diakuinya, dalam setiap kepemimpinan akan ada penataan. “Memang perlu ada perubahan, namun tidak seperti yang diisukan,” ujarnya.

Pria yang kini menjadi Wakil Bupati Bondowoso itu menegaskan, dalam penataan sistem pemerintahan, pihaknya akan menerapkan sesuai prosedur dan peraturan yang ada. Oleh karenanya, bagi ASN yang saat ini bekerja, lebih baik fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat agar maksimal. “Saya minta ASN tetaplah bekerja dengan tenang dan fokus. Kalaupun ada mutasi, kami akan menjunjung tinggi profesionalisme, dan melihat kompetensi, prestasi kerja, serta jenjang pangkat ASN,” jelasnya.

Dijelaskannya, masyarakat, apalagi pejabat harus memilah dan memilih informasi. Pihaknya mengira, adanya isu perombakan besar-besaran, ditengarai diembuskan oleh sebagian orang saja. Oleh karenanya, bagi ASN jangan menanggapi isu tersebut dan lebih baik fokus bekerja saja. “ Saya minta agar siapa pun, utamanya ASN, tidak mempercayai oknum yang datang mengiming-imingi jabatan. Itu pesan saya,” tegasnya.

Salwa menambahkan, pihaknya memang telah membahas program kerja. Hal itu tentu untuk menerapkan visi-misi yang selama ini dilontarkan saat kampanye. Salah satunya dengan membangun komunikasi dengan beberapa partai politik pengusung. “Kami membuat program kerja 100 hari pertama hingga lima tahun ke depan,” paparnya. Dia meminta dukungan masyarakat agar memberi masukan dan kritikan. Sehingga, bisa membuat maksimal program kerja yang akan dilaksanakan.

Hal yang pertama dilakukan pasangan KH Salwa Arifin-Irwan Bachtiar adalah menyatukan kembali sekat-sekat yang ada karena pilkada. Sebab, membangun harus ada dukungan dari semua pihak. Utamanya seluruh jajaran ASN.

Reporter & Fotografer : Sholikhul Huda
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :