Pendaki Semeru Asal Jember Tertimpa Batu Besar

Polsek Senduro For Rame TIBA DI RSUD HARYOTO: Gunawan, korban longsoran batu Gunung Semeru saat dibawa ke RSD dr Hartoyo, Lumajang. Dia baru mendapat perawatan medis sekitar 24 jam setelah kejadian karena medan sulit.

SENDURO – Seorang pendaki Gunung Semeru asal Jember menjadi korban runtuhan batu besar di sekitar puncak Mahameru, Kamis Subuh (5/7). Korban baru bisa mendapatkan perawatan rumah sakit setelah menempuh waktu hampir 24 jam setelah kejadian.

IKLAN

Korban diketahui bernama Gunawan, 27, warga Dusun Sumber Tengah, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Jember. Batu berdiameter kurang lebih 50 cm jatuh tiba-tiba saat Gunawan bersama dua temannya sesama pendaki, Sofyan, 34, dan Irfan, 23, sedang istirahat di sebuah tempat beberapa kilometer setelah Kalimati.

Batu besar itu jatuh menindih punggung Gunawan hingga membuatnya tidak bisa bergerak. Sementara Sofyan dan Irfan berhasil selamat. Gunawan langsung dibawa turun oleh dua kawannya. Dalam keadaan panik, mereka menempuh perjalanan hingga Kamis sore, sebelum kemudian bertemu pendaki lain di bawah.

“Gunawan tidak bisa bergerak namun masih dalam keadaan sadar. Kami langsung menolongnya dengan cara membungkus tubuhnya menggunakan sleeping bag. Kemudian menariknya sampai di daerah hutan, sebelum akhirnya bertemu dengan pendaki lainnya,” papar Sofyan, saat dimintai keterangan petugas Polsek Semboro.

Oleh pendaki lain, Gunawan digendong hingga Pos Kalimati. Sekitar pukul 19.00, petugas Pos Kalimati mengantar Gunawan bersama dua rekannya menuju Ranupani. Barulah dari Ranupani, Gunawan langsung diluncurkan ke RSUD Haryoto.

Butuh waktu berjam-jam sebelum kemudian pendaki nahas itu bisa sampai ke RSUD Haryoto. Kapolsek Senduro Iptu Joko Wintoro mengatakan, kendaraan yang membawa Gunawan baru tiba di RSUD Haryoto sekitar pukul 03.00 Subuh, pada Jumat (6/7). “Setiba di RSUD Haryoto, korban langsung diberi pertolongan medis,” ucap Joko.

Gunawan hanya didiagnosis mengalami memar punggung. Dia tidak sampai mengalami patah tulang kendati batu yang menindihnya tergolong besar. Jumat siang, saat petugas Polsek Semboro kembali datang ke ruang perawatan, kondisi Gunawan sudah lebih baik. Dia sudah bisa mengoperasikan ponsel dan memberi kabar kepada keluarganya di Jember. (was/mgc/sh/ras)

Reporter :

Fotografer :

Editor :