Acungkan Celurit, Lebaran di Tahanan

DIPERIKSA: Tersangka Faisal Jakaria saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polsek Umbulsari.

RADARJEMBER.ID – Karena mabuk dan membawa senjata tajam (sajam), Faisal Jakaria, warga Dusun Gunung Lancing, Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari, mendekam di sel tahanan mapolsek setempat. Bahkan, pemuda 19 tahun itu, tahun ini tak bisa berlebaran bersama keluarganya.

IKLAN

Faisal diamankan anggota kepolisian saat mabuk dan membawa sebilah celurit. Dia dikeler petugas setelah ada laporan warga jika ada beberapa remaja sedang pesta miras. Setelah polisi mendatangi lokasi, Faisal ditemukan dalam kondisi mabuk berat. “Bahkan, setelah itu, remaja tersebut terlibat tawuran bersama teman-temannya,” ujar AKP Sunarto, Kapolsek Umbulsari.

Rupanya, saat diamankan petugas, Faisal tak langsung menyerah. Dia sempat mengeluarkan celurit yang memang sudah dibawa. Polisi tak kehilangan akal. Berbagai upaya dilakukan agar remaja teler itu bisa dibekuk. Setelah berhasil, Faisal selanjutnya dikeler ke Mapolsek Umbulsari. “Pelaku kami amankan bersama barang bukti berupa celurit dan miras oplosan,” ujarnya.

Saat dimintai keterangan petugas, tersangka masih juga belum sadar. Pengaruh alkohol masih menguasai tubuh dan akalnya. Bahkan, pertanyaan yang diajukan penyidik tak dijawab dengan jelas. Kondisinya mabuk berat. “Seharusnya malam hari raya itu diisi dengan takbir. Ini kok malah mabuk-mabukan,” kata Sunarto.

Karena membawa sajam, maka penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 1 ayat 2 Undang-undang Darurat Tahun 1951. “Ancaman hukumannya bisa mencapai 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih