Antara PDIP dengan PPP di Dapil 3

Selisih Tipis, Hanya Terpaut 18 suara

LUMAJANG RADAR JEMBER.ID – Tahapan rekapitulasi pemilu sudah sampai tingkat provinsi. Tadi malam, KPU Lumajang membacakan hasil rekapitulasi kabupaten bersama puluhan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur. Selama pembacaan, tidak ada komplain, tidak ada protes. Sampai akhirnya, Lumajang merampungkan pembacaan sekitar pukul 20.40.

IKLAN

Setelah menunggu lebih dari tiga jam, rapat pleno itu tiba giliran pembacaan hasil rekapitulasi Lumajang di Hotel Singgasana, Surabaya. Mulai dibacakannya sekitar pukul 20.20. “Ini kami masih membacakan, dan masih sampai DPR RI,” ungkap M Ridhol Mujib, Divisi SDM dan Parmas KPU Lumajang.

Dia menyebutkan, Lumajang membacakan hasil rekapitulasinya setelah Kabupaten Gresik. Diperkirakan setiap pembacaan berlangsung lebih dari 30 menit. Prosesnya memang butuh waktu lama, karena harus bergantian.

Sepanjang proses pembacaan, Edo, sapaan akrabnya, mengaku masih belum ada protes maupun komplain dari saksi maupun dari Bawaslu. “Masih landai-landai saja. Alhamdulillah, belum ada protes,” jelasnya.

Selain pembacaan hasil rekap, KPU Kabupaten Lumajang juga telah menetapkan hasil perolehan suara di tingkat kabupaten. Semua telah rampung direkap bersama dengan Bawaslu, saksi peserta pemilu dan parpol.

Hasilnya memang ada sejumlah titik yang memiliki selisih sangat tipis. Itu tidak hanya terjadi di internal partai politik. Di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Lumajang juga terjadi selisih tipis antar parpol. Hal tersebut sebagaimana yang telah diprediksi banyak kalangan yang melibatkan PPP, Demokrat, dan PDI Perjuangan untuk perolehan kursi ketiga.

Selisihnya cukup mepet, hanya berkisar 18 sampai 28 suara. Artinya, dari hasil rekapitulasi itu, perolehan suara PDI Perjuangan kurang 18 suara untuk bisa menyamai PPP atau merebut satu kursi di urutan ketiga. Termasuk partai Demokrat. Hanya selisih 28 suara untuk merebut kursi yang sementara dimiliki PPP. (Selengkapnya lihat grafis).

Edo menilai, hasil tersebut sudah ditetapkan oleh KPU Kabupaten Lumajang. Selanjutnya, masih menunggu penetapan nasional untuk ditindaklanjuti berupa sengketa hasil pemilu jika ada yang menempuh jalur sengketa. (*)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : istimewa

Editor : Mahrus Sholih